PSG menyerah di tangan Manchester City, Pada Laga leg Pertama Semifinal Liga Champions

PSG menyerah di tangan Manchester City pada laga leg pertama semifinal Liga Champions
PSG menyerah di tangan Manchester City pada laga leg pertama semifinal Liga Champions

Paris Saint-Germain (PSG) menjamu Manchester City pada laga leg pertama semifinal Liga Champions 2020-2021 di Stadion Parc des Princes, Rabu (28/4/2021) atau Kamis pukul 02.00 WIB.

Pada laga leg pertama ini, PSG dipaksa menyerah 1-2 dari Manchester City meski sempat unggul lebih dulu.

Dilansir BolaSport.com dari laman resmi UEFA, PSG selaku tuan rumah justru tidak tampil dominan.

Mereka hanya sanggup menguasai penguasaan bola sebesar 42 persen, berbanding 58 persen milik Man City.
Dari segi peluang, Les Parisiens menghasilkan 11 dengan 4 tembakan tepat sasaran, sementara Manchester City mendapatkan 11 dengan 6 tendangan ke arah gawang.
PSG langsung tancap gas selepas peluit babak pertama dibunyikan wasit.

Laga baru berjalan dua menit, PSG nyaris membuka angka jika tembakan kaki kiri Neymar dari dalam kotak penalti tidak diamankan oleh Ederson.

Berawal dari serangan balik cepat yang dilakukan Kylian Mbappe, Neymar mencoba memanfaatkan umpan terobosan dari rekannya tersebut.
Sepakan Neymar masih terlalu lemah dan mengarah tepat ke penjaga gawang Manchester City.

Baik PSG dan Man City sama-sama memeragakan permainan cepat dalam mengalirkan serangan.

Dalam 10 menit pertama, kedua tim sudah terlibat jual beli serangan.

Lagi-lagi Neymar nyaris membuat PSG unggul jika saja sepakannya dari dalam kotak penalti tidak ditepis satu tangan oleh Ederson pada menit ke-13.
Kerja sama satu-dua dengan Marco Verratti, diselesaikan dengan sepakan melengkung via kaki kanan, tetapi tembakan Neymar berhasil dihalau Ederson dan hanya menghasilkan sepak pojok.

PSG akhirnya mampu memecah kebuntuan pada menit ke-15 melalui kaptennya, Marquinhos.
Memanfaatkan sepak pojok Angel Di Maria, Marquinhos yang tak terkawal segera berlari menanduk datangnya bola.

Tandukan bek asal Brasil tersebut bersarang telak di sisi kanan bawah gawang Ederson. PSG unggul 1-0.
Tersentak gol Marquinhos, Man City mencoba keluar dari tekanan dan berupaya menyerang melalui serangan dari sisi sayap yang lebih didominasi melalui Riyad Mahrez.

Hasilnya pada menit ke-21, Bernardo Silva nyaris menyamakan kedudukan jika tembakan volinya dari jarak dekat tidak ditepis oleh Keylor Navas.

Umpan silang dari Joao Cancelo mampu disambut dengan akrobatik oleh Bernardo lewat kaki kirinya, tetapi Keylor Navas dengan cekatan menghalau datangnya bola.

Meski dominan dalam penguasaan bola, pasukan Pep Guardiola justru lebih banyak bermain bertahan menahan gempuran serangan para pemain PSG.
Pada menit ke-41, Man City mendapat peluang emas untuk menyamakan kedudukan melalui Phil Foden.

Phil Foden yang tidak terjaga oleh bek PSG berhasil melepaskan tembakan dari jarak dekat usai menuntaskan umpan pendek Bernardo.
Namun, sepakan Foden berhasil diblok dengan dua tangan oleh Navas.

Keunggulan 1-0 PSG atas Man City bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Man City mencoba untuk memulai laga dengan tampil menyerang.

Meski mampu mengurung pertahanan PSG, tetapi upaya Man City selalu gagal lantaran ketatnya barisan belakang tim tuan rumah.

Upaya yang terus dilancarkan oleh Man City akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-64.

Kevin De Bruyne berhasil membuat kedudukan menjadi imbang 1-1 berkat gol tendangan jarak jauhnya.
Berawal dari umpan pendek Oleksandr Zinchenko, Kevin De Bruyne melepaskan sepakan via kaki kanannya setelah sempat mengontrol bola.Bola yang dilepaskan pemain timnas Belgia tersebut mengarah ke dalam kotak penalti dan memantul ke tanah.
Navas yang tidak siap, gagal mengamankan tendangan De Bruyne yang memantul. PSG 1-1 Man City.

Menurut Opta Joe, De Bruyne menjadi pemain keempat berbeda yang mencetak gol dalam tiga pertandingan Liga Champions berturut-turut melawan PSG, setelah Lionel Messi, Marcus Rashford, dan Neymar.

Man City justru berbalik unggul 2-1 atas PSG setelah Mahrez melesakkan gol cantik via tendangan bebas pada menit ke-71.

Sepakan Mahrez dari bola mati yang berada tepat di depan kotak penalti sempat memantul tanah sebelum merobek gawang Navas untuk kedua kalinya.

Si kulit bundar meluncur mulus tepat di pojok kanan bawah gawang Navas dan Man City berhasil comeback.

Belum sempat bangkit, PSG harus menerima nasib sial setelah Idrissa Gueye diusir wasit pada menit ke-78.
Pelanggaran keras Idrissa Gueye terhadap Ilkay Guendogan lantas diganjar kartu merah langsung oleh wasit Felix Brych.

Akibat dari kejadian tersebut, PSG harus bermain dengan 10 orang sejak saat itu.
Melawan 10 pemain membuat Man City semakin meningkatkan intensitas serangan mereka ke arah gawang PSG.

Laga sempat terhenti pada menit ke-85 setelah para pemain PSG melancarkan protes terkait pelanggaran De Bruyne terhadap Kimpembe.
Memasuki masa injury time, wasit keempat memberikan tambahan waktu sebanyak empat menit.

Pada menit-menit akhir pertandingan, PSG justru tidak mampu berbuat banyak setelah Man City cenderung bermain bertahan dan menanti momentum untuk melancarkan serangan balik.

Tidak ada gol yang tercipta, Man City pun berhasil mempertahankan keunggulan 2-1 atas PSG hingga laga bubaran.

Susunan pemain PSG dan Manchester City:

PSG (4-3-3): 1-Keylor Navas; 24-Alessandro Florenzi, 5-Marquinhos, 3-Presnel Kimpembe, 25-Mitchel Bakker; 27-Idrissa Gueye, 8-Leandro Paredes (21-Ander Herrera 83′), 6-Marco Verratti, 10-Neymar; 7-Kylian Mbappe, 11-Angel Di Maria (15-Danilo Pereira 80′)

Pelatih: Mauricio Pochettino

Manchester City (4-3-3): 31-Ederson Moraes; 2-Kyle Walker, 5-John Stones, 3-Ruben Dias, 27-Joao Cancelo (11’Oleksandr Zinchenko 61′); 8-Ilkay Guendogan, 16-Rodri, 20-Bernardo Silva; 26-Riyad Mahrez, 17-Kevin De Bruyne, 47-Phil Foden

Pelatih: Pep Guardiola

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.