Aktivis Olahraga Banua, Sosialisasikan Senam Kebugaran Hingga Ke Kendari

Suasana Senam Bersama disalah satu kantor swasta di Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (29/8)
Suasana Senam Bersama disalah satu kantor swasta di Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (29/8)

lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Aktivis sekaligus pakar olahraga kebugaran ternama Kalimantan Selatan Yenny Frida Luntungan, kembali melakukan gebrakan diluar daerah untuk tetap menyehatkan masyarakat ditengah pandemi Covid-19.

Terbaru, instruktur senam berlisensi internasional tersebut melakukan senam bersama masyarakat dikawasan salah satu perkantoran swasta di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (29/8) pagi.

Bacaan Lainnya

Yenny mengatakan kegiatan ini rutin dilakukan perpekan untuk tetap menyehatkan masyarakat ditengah pandemi.

“Kebetulan saya berada di Kendari ikut suami dalam rangka pekerjaan. Melihat masyarakat disini berantusias sekali untuk sehat, jadi dengan senam bersama setidaknya semua dapat manfaat kesehatan dan acara ini rutin dilakukan tiap Minggu,”jelasnya.

Aktivis Olahraga/Pakar Senam Kalsel (Yenny Frida Luntungan)

Dirinya juga mengedukasi masyarakat melalui tips sehat yang ia berikan usai memimpin senam bersama.

“Kita juga memberikan tips sehat kepada masyarakat disini usai senam, karena itu juga bagian penting. Salah satunya soal makanan-makanan sehat yang bisa meningkatkan imun tubuh,”tambah Yenny.

Adapun makanan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi saat pandemi adalah buah dan sayuran.

“Selama pandemi, makanan harus kita jaga, ada beberapa seperti buah-buahan yang mengandung vitamin C alami, omega 3 , telur rebus, dan sayuran menjadi komponen baik jika dikonsumsi rutin dimasa sekarang ini,”bebernya.

Olahraga ringan setiap hari juga sangat bermanfaat untuk menjaga otot agar tidak kaku selama berada di dalam rumah.

“Streching (pemanasan) ringan, sambil berjemur didepan rumah juga efektif untuk menjaga masa otot agar tidak kaku, apalagi dimasa pandemi aktivitas banyak dilakukan dirumah. Saya sarankan untuk tetap rutin melakukan olahraga ringan,” paparnya.

Sejauh ini di Kota Kendari juga menjalani masa PPKM namun hanya Level III, meski demikian kegiatan keolahragaan tetap dilakukan dengan protokol kesehatan ketat, diantarantmta mencuci tangan, jaga jarak serta menggunakan masker saat tak melakukan aktivitas olahraga.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.