lenterakalimantan.com, PARINGIN – Pasca Kerajaan Arab Saudi pada Sabtu, 9 April 2022, secara resmi mengumumkan pelaksanaan ibadah haji 1443 H/2022 M, Masyarakat Indonesia menyambut positif pengumuman itu dan langsung mengeluarkan daftar yang berhak berangkat.
Seperti di Kabupaten Balangan Provinsi Kalimantan Selatan, Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Balangan yang dinyatakan berhak berangkat haji Tahun 1443 Hijriah 2022 M sebanyak 78 CJH.
Hal itu juga dipertegas Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Balangan Drs. HM. Fahmi Wahid, bahwa ada 78 Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Balangan yang dinyatakan berhak berangkat haji Tahun 1443 H / 2022 M.
Jumlah tersebut berdasarkan terbitnya Keputusan Menteri Agama KMA No 405 tahun 2022 tentang Kuota Haji Indonesia tahun 1443 H/2022 M yang ditandatangani Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
“Setelah sebelumnya diumumkan bahwa kuota haji Indonesia ada 100.051 orang, dari KMA tersebut kemudian dirincikan bahwa kuota CJH dari Kalimantan selatan sebanyak 1.732 orang. Daftar kuota tersebut kemudian kita saring dan kita dapati bahwa jumlah CJH Balangan yang masuk dalam daftar sejumlah 78 jemaah,” jelas Fahmi saat dimintai keterangan di ruang kerjanya pada Senin.
Fahmi menjelaskan penentuan tentang siapa yang berangkat dilihat dari daftar urut pendaftaran yang telah masuk dalam sistem kuota haji serta disesuaikan dengan syarat berangkat haji tahun ini dimana usia jamaah haji berada di bawah usia 65 tahun.
“Urutannya tidak berdasarkan Kabupaten, tapi berdasarkan nomor porsi se-Kalsel. Jadi memang 78 CJH yang masuk dalam daftar berarti memiliki porsi nomor lebih awal berdasarkan sistem dan itu tidak bisa direkayasa,” tambahnya.
Adapun rincian CJH Balangan yang berangkat adalah 37 orang dari Kecamatan Paringin, 4 orang dari Kecamatan Paringin Selatan, 4 orang dari Kecamatan Lampihong, 11 orang dari Kecamatan Batumandi, 5 orang dari Kecamatan Awayan, 13 orang dari Kecamatan Juai dan 4 orang dari Kecamatan Halong.
“Jumlah 78 CJH ada kemungkinan akan mengalami perubahan apabila ada jamaah yang mengundurkan diri atau ada jamaah cadangan yang bisa berangkat. Jadi CJH yang masuk dalam daftar akan kembali kami verifikasi untuk memastikan semua jamaah telah sesuai persyaratan, baik secara administratif maupun kondisi fisik. Semoga penyelenggaraan haji tahun ini terlaksana sesuai harapan,” pungkasnya.


