lenterakalimantan.com, PARINGIN – Pemerintah Kabupaten Balangan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) harga di Pasar Tradisional Kecamatan Batumandi menjelang hari raya Idul Adha 1443 H.
Kedatangan mereka untuk memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia di Pasar.
“Kegiatan sidak pasar yang kami lakukan hari ini yaitu untuk memantau harga kemudian ketersediaan bahan pangan pokok yang ada di pasar tradisional. Kegiatan ini juga akan kami lakukan ke pasar-pasar tradisional lainnya yang ada di Balangan,” kata Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Balangan Aidinnor, Rabu (29/6).
Lanjut dia 16 pangan pokok tersedia dan cukup, selain itu stok minyak goreng kemasan dan curah di pasar tradisional juga terpenuhi.
Adapun dari hasil sidak itu, ditemukan ada bahan pangan pokok yang mengalami kenaikan harga. Salah satunya bawang merah yang harga normal biasanya Rp 40 ribu, saat menjelang Idul Adha naik menjadi Rp 60 ribu.
Kemudian, harga cabai merah dari Rp 60 ribu naik menjadi Rp 70 ribu. Sedangkan ayam potong dari Rp 28 ribu naik ke Rp 30 ribu per kilogram.
“Kalau untuk cabai, memang ada beberapa faktor yang mengakibatkan harganya menjadi melambung tinggi, salah satunya faktor cuaca dan penyakit tanaman. Sedangkan berapa barang pangan pokok yang lainnya mengalami kenaikan tetapi tidak signifikan hanya naik antara Rp2 ribu sampai Rp3 ribu yaitu seperti telur dan gula,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu pedagang, Misdi mengungkapkan kenaikan harga paling signifikan terjadi di sejumlah jenis cabai.
Cabai rawit semula pada kisaran harga Rp100 ribu naik menjadi Rp130-150 ribu per kilogramnya, cabai keriting awalnya Rp50 ribu naik menjadi Rp90 ribu per kilogramnya dan cabai tiung dari Rp60 ribu naik ke Rp100 ribu per kilogramnya.
“Tentunya kami sangat mengeluhkan keadaan ini, karena para pembeli berkurang dari sebelumnya. Ini saja kami menjual dengan keuntungan yang tipis,” ungkapnya.


