lenterakalimantan.com, PARINGIN – Telah beredar informasi melalui platform media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, tentang “JASA DAN BIAYA PEMBUATAN SIM ONLINE” dengan mencantumkan nominal harga yang tidak sesuai. Informasi itu mengklaim SIM dapat dibuat secara online dan dikirim langsung ke rumah.
Kasat lantas polres Balangan AKP Imam Suryana mengatakan, jasa pembuatan SIM online yang beredar di media sosial itu adalah hoaks.
“Jangan mudah percaya atau tertipu dengan ajakan media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan lain lain. Tentang pembuatan SIM dengan mudah itu adalah hoax,” Ujar Kasat Lantas Polres Balangan AKP Imam Suryana ketika di konfirmasi di ruang kerja Mapolres Balangan, Kamis (16/6).
Saat ini dikatakan olehnya, sudah banyak orang yang tertipu dengan kemudahan itu, sehingga itu menjadi keresahan di masyarakat, untuk itu masyarakat agar berhati-hati jangan langsung dapat mengonsumsi informasi yang tidak jelas kebenarannya.
Untuk itu bagi masyarakat yang ingin membuat SIM, atau perpanjang SIM bisa mendatangi Satpas terdekat. Untuk ini dirinya menghimbau kepada masyarakat agar waspada dengan adanya penawaran penerbitan SIM online oleh orang yang tidak bertanggung jawab sebagai bentuk upaya penipuan.
“Kemudian untuk diketahui, setiap penerbitan SIM, pemohon wajib hadir di tempat pelayanan SIM. Tidak ada transaksi penerbitan SIM menggunakan sistem transfer, jika ragu-ragu segera melapor kepada petugas kepolisian atau melalui akun medsos Instagram @lantas_balangan,” Pungkas Kasatlantas Polres Balangan AKP Imam Suryana.
Terpisah salah seorang warga Harapan Baru, Kecamatan Paringin Selatan, Devi mengatakan bahwa dirinya juga pernah melihat informasi seperti demikian di media sosial namun tidak berani mencobanya karena ditakutkan penipuan.
“Lebih baik kita membuat SIM ke Polres Balangan, ketimbang dengan isu murah ini takut ditipu, apalagi sekarang banyak penipuan di online itu,” Ujarnya memberikan pendapatnya.
Untuk itu beberapa hari kedepan ia berencana ingin membuat SIM ke tempat yang semestinya tidak melalui online.


