lenterakalimantan.com, PARINGIN – Retaknya bagian jalan Jembatan Paringin, Kabupaten Balangan, rupanya menjadi perhatian warga sekitar untuk melihat langsung kondisi dan lalu lalangnya truk bermuatan besar.
Bahkan pada Minggu (28/8) malam, ratusan warga masih memadati area sekitar jembatan.
Adapun saat truk bermuatan besar melintasi jembatan tentu menimbulkan rasa kekhawatiran, terlebih area yang retak merupakan bagian vital jembatan.
Ironisnya dari pantauan media ini, tidak ada petugas Dinas Perhubungan ataupun kepolisian yang mengatur lalu lintas di lokasi.
Salah satu warga, Hendri mengaku penasaran untuk melihat kondisi jembatan yang sangat mengkhawatirkan.
“Banyak truk besar yang lewat jadi kita berkumpul menyaksikan apakah Jembatan Paringin masih mampu di lewati atau tidak,” katanya.
Hal senada juga diutarakan Fadillah yang mendengar kabar bahwa Jembatan Paringin nyaris runtuh.
“Kabar digrup whatsapp warga ramai berkumpul menyaksikan lantai jembatan Paringin yang retak dilewati truk besar dan bakal runtuh,” ungkapnya.
Sebelumnya Jembatan Paringin itu sendiri pernah mengalami perbaikan pada September 2021 dan selesai perbaikan Maret 2022 dengan menelan anggaran mencapai 3 miliyar dari dana APBN.
Tak butuh waktu lama, lantai jembatan itu mengalami peretakan Juli 2022 dan dilakukan pemasangan plat besi dan menunggu perbaikan oleh BPJN Kalsel.


