lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Kapolsek Batu Ampar Ipda Asep Purwono, mengatakan dari hasil penyelidikan, informasi yang beredar adanya dugaan penculikan anak sekolah dasar di Desa Durian Bungkuk, Kecamatan Batu Ampar beberapa hari yang lalu, ternyata itu tidak benar alias Hoax.
“Kita sudah meminta keterangan saksi, Ismawati dan Suwarni, yang mana mereka tidak mengetahui kejadian tersebut,”katanya saat dikonfirmasi lenterakalimantan.com, Selasa (7/2/2023).
Pihaknya sudah mendatangi dan meminta keterangan para saksi warga setempat dari hasil penyelidikan polisi, berita dugaan penculikan anak sekolah dasar pulang dari sekolah itu ternyata tidak Benar.
Menurut dia, pihaknya sudah meminta keterangan kepada anak itu sendiri.
Kapolsek Batu Ampar, membuka cerita dari informasi yang diterimanya,
pada waktu anak itu pulang dari sekolah, sempat di iringi mobil berwarna merah dan sempat ditawari ke dalam mobil.
“Sempat anak tersebut di tawari masuk kedalam mobil dengan kata-kata sini kalau mau uang masuk kedalam mobil,”ucapnya
Ia bilang orang dalam mobil tersebut ada dua kali penawaran, karena anak ini tidak kenal maka tidak memperdulikan tawaran tersebut.
Nah, setelah 15 meteran dari tempat itu mobil meninggalkan tempat tersebut, penumpang di dalam mobil tanpa ada kata-kata apapun.
Kemudian anak tersebut kembali kerumah dan menceritakan kepada orang tuanya.
“Dari hasil penyelidikan Polisi tidak ada namanya dugaan penculikan terhadap anak tersebut,”tandanya.
Sebelumnya telah diberitkan pada artikel lain https://lenterakalimantan.com/2023/02/kapolsek-batu-ampar-bantah-isu-penculikan-anak-di-wilayahnya/
( Asep )


