lenterakalimantan.com, PARINGIN – Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Balangan digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat.
FLS2N se-Balangan, diharapkan jadi wadah siswa menyalurkan bakat mereka.
Kepala Disdikbud Balangan, Ribowo, melalui JF Pengembang Penilaian Pendidikan Disdikbud Kabupaten Balangan Amat Kuri, ketika dihubungi melalui WhatsApp, Minggu (19/3/2023) mengatakan bahwa kegiatan FLS2N adalah lomba tahunan yang diselenggarakan berjenjang dari daerah hingga nasional.
“Dalam hal ini disdik Balangan sendiri, menangani lomba FLS2N tingkat SD dan SMP sementara Untuk SMA dilaksanakan oleh Disdik provinsi,” sebut Amat.
Amat Kuri mengatakan untuk kegiatan yang dilaksanakan kali ini, pihaknya masih berpokos melombakan tingkat SD sedangkan untuk SMP pada Senin mendatang dan sehabis lebaran.
Peserta yang mengikuti FLS2N tingkat kabupaten ini merupakan peserta perwakilan delapan kecamatan, dengan jumlah peserta 120 dari lima cabang kategori, menyanyi solo, gambar bercerita, tari kreasi, kriya anyam, pantomim, yang sebelumnya seleksi di tingkat kecamatan.
“Kami baru menyampaikan ke peserta dan pendamping bahwa kita tetap ambil juara 1, 2 dan 3, yang mana nanti sesuai juknis jika juara 1 saja yang mewakili, maka 2 dn 3 sudah tahu sebelumnya karena sudah kami kondisikan dan jika yg diminta 1,2 dn 3 kita pun sudah siap,” ujarnya.
Amat juga, mengatakan peserta yang meraih juara 1, 2 dan 3 akan diberikan penghargaan oleh Bupati Balangan.
Salah satu guru sekaligus pendamping SDN 1 Halong, Majidatul Ulya mengatakan, pihaknya sangat antusias menyambut lomba tersebut, sebab kreativitas anak murid dapat tertuang
“Kami sangat antusias mengikuti lomba dan bersyukur sekali dengan diadakan kegiatan seperti ini, karena anak-anak bisa mengembangkan bakat-bakat nya agar lebih baik lagi pada masa depan,” ucapnya
Dia juga menambahkan telah melakukan persiapan selama setahun.
Sebelum ikut lomba pihak sekolah melakukan seleksi di sekolah untuk lomba antar kecamatan, baru ke kabupaten itu juga harus masuk kategori juara dahulu antar kecamatan.
“Sebelumnya kami diseleksi dahulu di kecamatan dan harus juara, baru diberangkatkan ke kabupaten untuk ikut FLS2N tersebut,” jelasnya.


