lenterakalimantan.com, BARABAI – Beberapa pasar utama di kota Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), yakni Pasar Agrobisnis, Pasar Keramat, serta Pasar Murakata masih terdampak banjir.
Akibatnya, para pedagang pun terpaksa pindah berjualan dengan memadati ruas jalan raya di dalam kota HST. Hingga, akses transportasi pun tampak macet karena tumpukan pengendara.
Jumbri salah satu pedagang buah setempat pada Sabtu (18/3/2023) pagi mengaku, sudah sejak kemarin pagi ia terpaksa pindah berjualan di ruas jalan raya tersebut.
“Sebelumnya berjualan di dalam dekat Portal Pasar Agrobisnis. Karena banjir, terpaksa pindah ke sini,” ucapnya.
Lebih dari itu, imbas bencana ini pun berdampak pada penjualan. Ia mengaku, omset penjualannya kalau di dalam bisa mencapai Rp2,5 juta per hari, sedangkan di luar hanya dapat meraup omset sekita Rp500 ribu per hari.
“Lebih laku di dalam karena banyak langganan. Sedangkan di luar ini banyak yang tidak tahu,” jelasnya.
Jumbri pun tidak mengelak perpindahan pedagang ke ruas jalan raya ini mengganggu lalu lintas. Kendati demikian, apabila banjir sudah surut ia dan pedagang lainnya akan kembali berdagang ke tempat semula.
“Harapannya semoga lekas surut, supaya aktivitas ekonomi bisa kembali normal,” tutupnya.


