lenterakalimantan.com, PELAIHARI– Bupati Tanah Laut (Tala) HM Sukamta membuka secara resmi Seminar Pendidikan tentang Implementasi Kurikulum Merdeka dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2023 di daerah setempat.
Pembukaan seminar pendidikan tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Tala, serta diisi dengan penyerahan berbagai cinderamata.
Diketahui pada kegiatan tersebut menghadirkan beberapa narasumber dari Balai Guru Penggerak Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) , Balai Penjamin Mutu Pendidikan Kalsel, Sekolah Penggerak dan Guru Penggerak. Acara ini digelar di Politeknik Tala, Senin (22/5/2023).
Sukamta dalam sambutannya menyampaikan, kepada sekolah penggerak, guru penggerak, komunitas belajar dan organisasi profesi bidang pendidikan yang ada di Tala.
Bahwa Kurikulum Merdeka diarahkan terkait sensitivitas pada anak terhadap setiap perkembangan sehingga mampu mengikuti setiap tantangan dan akan cepat menemukan sebuah solusi.
“Saya kira hal itu yang diinginkan oleh pemerintah dan kunci suksesnya adalah guru sebagai agen perubahan, sebagai agen transfer pengetahuan sekarang fungsinya adalah mendorong anak anak untuk berkreasi,” kata Bupati Sukamta.
Ia menyampaikan, kurikulum merdeka bagi pemerintah adalah disiplin intelektual baru proses pendidikan didalam belajar mengajar.
“Mulai kurikulum 70-an, secara pendekatan pengajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk aktif terlibat secara fisik, kurikulum operasional yang disusun, hanya menyangkut sisi materi saja, namun kurikulum merdeka bukan hanya pada materi saja tetapi bagaimana membangun visi misi seorang guru,” ungkapnya.
Sementara itu, PLT Kepala Disdikbud Tala Ahmad Hairin menyampaikan visi pendidikan mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat mandiri memiliki kepribadian melalui terbitnya pelajar Pancasila.
Dalam rangka mewujudkan misi tersebut Kemendikbud Ristek menetapkan kebijakan merdeka belajar untuk memberikan layanan pendidikan yang bermutu.
“Kebijakan merdeka belajar merupakan langkah untuk mentransformasikan pendidikan dalam hal ini tentunya sumber daya manusia (SDM) yang unggul, merdeka belajar merupakan kebebasan berpikir, berinovasi dan guru diharapkan menjadi penggerak peserta didik untuk belajar mandiri dan kreatif,” ujarnya.


