lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Bupati Tanah Laut HM Sukamta menghadiri acara Syukuran ke-10 Bank Perkreditan Rakyat, bertempat di Jalan P Antasari Kota Pelaihari, Kamis (14/9/23).
Meski dirinya dalam beberapa hari ke depan habis masa jabatanya sebagai Bupati Tanah Laut, namun program BPR yang sudah berjalan berupa Gapura Karomah akan dipertahankan terus berlanjut.
“Bahkan saya minta adakan investasi baru, guna menaikan pendapatan asli daerah (PAD). Dengan permodalan 150 miliar diinvestasikan melalui BPR dengan permintaan nasabah, dengan bunga sekitar 5-6 persen,” katanya.
Bupati Sukamta berharap, dengan program tersebut dapat mempermudah para pelaku usaha dan menambah pendapatan asli daerah tanpa harus membenahi masyarakat.
“Melalui investasi melalui BPR hasilnya akan nyata dan uang daerah tersebut tidak dihabiskan untuk belanja,” ucapnya.
Keuntungan investasi, kata Bupati Sukamta, mendapatkan dua keuntungan, pertama mendapat pembagian dari hasil bunga, dan kedua dapat dari laba yang diperoleh BPR.
Sementara ketua BPR Tala Suprapto mengatakan, di usia yang ke-10 tahun, baru satu tahun terakhir mengalami kemajuan. Bahkan saat ini nasabahnya sudah mencapai 1.500 orang.
“Semoga kedepan lebih meningkat lagi untuk BPR, dan setiap wilayah di Tala memiliki Kantor perwakilan,” ucapnya.
Menurut Suprapto, kendati demikian masih ada persoalan perkreditan yang macet dengan jumlah sekitar 400 jutaan.
“Nasabah yang macet sampai di atas setahun tidak membayar, tetap oleh BPR dilakukan penagihan,” katanya.


