lenterakalimantan.com, KOTABARU – Memberikan ilmu tidak melulu harus dibangku sekolah. Kapanpun dan dimana saja bisa dilakukan kendati di Rumah Tahanan sekalipun.
Hal itu yang kini berjalan di Lapas Kelas IIA Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang fokus memberikan ilmu pembinaan kepribadian kepada warga binaan.
Menariknya peran untuk edukasi kepribadian ini dijalankan seorang Srikandi Lapas yakni, Aditya Rosalina. Rosalina merupakan ASN Kemenkumham menduduki jabatan sebagai Kasubsi Bimkemas di Lapas Kelas IIA Kotabaru.
Wanita kelahiran Bumi Saijaan julukan Pemkab Kotabaru itu mempunyai segudang prestasi dan gagasan untuk mengedukasi.
“Kami mempunyai beberapa program yang sudah berjalan dengan baik untuk Para Warga Binaan agar menjadi orang yang lebih baik dan diterima nantinya di masyarakat,” kata Aditya Rosalina, Kamis (21/9/23).
Kegiatan ini sambung dia, bisa berjalan lantaran dukungan Kalapas Kotabaru Yosef Benyamin Yembise dan juga Pemkab Kotabaru melalui Dinas Pendidikan, Departemen Agama dan Perpustakaan.
“Kalapas memberikan motivasi kepada Anak buahnya agar LAPAS Kotabaru ini tidak lagi dipandang masyarakat menyeramkan tetapi bisa membuat para pengunjung datang bisa senang dan mendapatkan edukasi atau keterampilan yang bermanfaat,” ujarnya.
Aditya Rosalin bilang pihaknya fokus kepribadian dan pembinaan warga binaan di Lapas ini.
Adapun program sudah dijalankan kata dia, seperti bekerjasama dengan dinas Pendidikan kotabaru yaitu program pemberantasan Buta aksara bagi para napi, selain itu bekerjasama dengan Depag Kotabaru dengan mendatangkan para ustadz untuk Tausiyah .
Selain itu kita melakukan pelayanan kesehatan dengan adanya klinik di dalam Lapas dan bekerjasama dengan Para Dokter RSUD kotabaru untuk melakukan pengecekan dan pengobatan kesehatan .
Di Lapas Kotabaru juga bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dengan seminggu sekali mobil perpustakaan keliling masuk ke lapas Kotabaru.
Ada juga layanan Integrasi kepada warga Binaan yang bisa bertanya kapan bisa memajukan berkas untuk usulan bebas bersyarat.
Kemudian program baru yang direncanakan kedepannya yaitu bekerjasama dengan BPJS. Apalagi di bulan Desember 2023 klinik kesehatan di Lapas akan akreditasi.
“Kita akan bekerjasama dengan CSR Perusahaan PT Arutmin untuk membantu warga binaan mengikuti kegiatan belajar Paket A ,B dan C. Sehingga saat bebas dari Lapas Kotabaru bisa mempunyai keterampilan yang baik dan bisa membuka usaha sendiri dan bisa bekerja di luar dengan adanya ijazah paket,” tandasnya.


