lenterakalimantan.com, JAKARTA – Buah labu memiliki kandungan alami yang padat akan nutrisi serta rendah kalori.
Manfaat labu tidak hanya digunakan pada saat perayaan Halloween saja. Akan tetapi juga baik untuk kesehatan.
Dikutip dari Kompas.com, Pakar nutrisi Cleveland Clinic, Julia Zumpano, RD, LD menjelaskan bahwa buah labu banyak mengandung manfaat untuk kesehatan.
“Labu bagus untuk kesehatan mata karena mengandung vitamin A yang sangat bagus untuk penglihatan dan memperkuat sistem kekebalan tubuh, ” tutur pakar nutrisi.
Labu menyediakan asupan vitamin A lebih dari 200 persen perharinya sesuai dengan yang direkomendasikan.
Selain itu labu juga menjaga kesehatan pada jantung, karena kaya akan potasium, yang merupakan bahan utama untuk kesehatan jantung. Sekitar 250 gram labu dapat memgandung 16 persen potasium harian,” tambahnya.
Kandungan lainnya buah labu juga mengandung vitamin C,serat, dan antioksidan yang dapat menyehatkan serta meminimalisir penyakit jantung.
Labu juga meningkatkan imunitas metabolisme tubuh dan mengurangi kerusakan sel tubuh yangbsi akibatkan Radikal bebas, karena mengandung antioksidan yakni, vitamin A, vitamin E dan zat besi yang bagus untuk metabolisme tubuh agar terhindar dari penyakit.
Selain mengenyangkan buah labu juga bisa di jadikan masyarakat Banjar sebagai pelengkap luak pauk seperti sayur labu dan sayur bening dan masik banyak lagi.
Sebab sebanyak 250 labu mengandung 50 kalori yang mengeyangkan. Karena kandungan seratnya yang cukup tinggi dan tentunya juga bisa menjadi cemilan sehat
Tidak hanya dagingnya, biji labu juga bermanfaat sebagai cemilan yang kaya nutrisi. Adapun manfaatnya mengurangi resiko kanker, meningkatkan kesehatan usus dan prostat serta menurunkan resiko pada jantung.
“Biji labu bisa kita jadikan sebagai cemilan karena kaya protein,” jelasnya.
Manfaat labu juga Mencegah resiko kanker, sebab kandungan Karotenoid adalah pigmen tumbuhan yang dihasilkan oleh tanaman berwarna kuning, oranye, dan merah seperti labu, wortel, labu siam, dan tomat,” tutupnya.
Labu juga mengandung karotenoid pelawan kanker yang bisa menekan risiko penyakit ini di tubuh kita. Oleh karena itu, Karotenoid melawan efek radikal bebas dalam tubuh.


