lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke IV disalah satu hotel berbintang di Kota Banjarmasin, Minggu (12/11/2023).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto bersama ribuan pengurus dan kader PDIP Kalsel nampak memakai pakaian berwarna hitam ketika melaksanakan Rakerda ini, pakaian berwarna hitam itu berbeda dari tradisi biasanya dimana kader dan pengurus PDIP biasanya memakai seragam partai berwarna merah ketika berkegiatan.
Saat ditanya perihal pakaian hitam ini, Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan ini bukan bentuk kesedihan tetapi ini sebagai bentuk keprihatinan kepada demokrasi kita.
“Kami menggunakan baju hitam bukan sebagai lambang kesedihan tetapi sebagai keprihatinan atas situasional demokrasi kita ketika hukum di Mahkamah Konstitusi saja dilakukan rekayasa secara sistematik karena ambisi kekuasaan”, ungkapnya kepada media.
Hal ini merujuk pada keputusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) terkait dugaan pelanggaran kode etik berat dalam putusan yang membolehkan kepala daerah di bawah usia 40 tahun dapat mencalonkan diri sebagai calon presiden atau calon wakil presiden.
Dimana putusan itu dinilai bermuatan kepentingan pihak tertentu untuk meloloskan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, yang selama ini dikenal sebagai kader PDIP namun jadi calon wakil presiden yang berpasangan dengan Prabowo Subianto.
“Tetapi akhirnya keadilan ditegakkan, kita tahu kecurangan dari paman Gibran (Ketua MK, Anwar Usman) akhirnya terkena suatu sanksi pelanggaran etik yang sangat serius dan ini menimbulkan suatu pergerakan dari arus bawah, pergerakan untuk melawan berbagai bentuk ketidakadilandan juga penyalahgunaan kekuasaan”, ucapnya.
Kendati demikian, pihaknya menegaskan untuk tetap fokus pada upaya memenangkan pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dalam Pemilihan Presiden 2024 mendatang.
“Kami terus bergerak karena Pak Ganjar dan Mahfud MD telah dipersiapkan dengan baik sebagai pemimpin dengan pengalaman yang lengkap sebagai pemimpin yang akan menegakkan keadilan sebagai jalan kemakmuran, rakerda ini mengkonsolidasikan tiga pilar partai dalam pergerakan dari hari ke hari, melakukan door to door, merancang strategi komunikasi yang baik, mempersiapkan saksi dan juru kampanye,” tuturnya.
Sementara, saat media menanyakan terkait status kader PDIP yang juga menjabat Wali Kota Medan, Bobby Nasution yang diketahui menyatakan dukungan terhadap pasangan Probowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang diusung koalisi lain, Hasto hanya menjawab dengan singkat.
“Sudah selesai”, pungkasnya.


