lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Mengambil naskah karya Motinggo Boesja Sanggar Budaya Kalimantan Selatan gelar pentas teater dalam rangka memeriahkan Hari Lahir yang ke-56 tahun.
Dikutip dari Jurnal Bastra, Dalam naskah tersebut menceritakan berbagai peristiwa yang bersumber pada kehidupan yang melahirkan sebuah drama emosional serta konflik.
Dalam sebuah drama tersebut di perankan oleh M. Handoko (Mat Kontan), M. Rizky Dermawan (Soleman), Ernia Sari Tiakoly (Paijah), Zainuri Abdillah (Utai) dan M. Zainal Ilham (Tukang Pijat).
Sutradara drama, M. Rizaldi kepada lenterakalimantan.com mengungkapkan.
“Sebenarnya dari awal pemilihan naskah kenapa malam jahanam, karena sudah jarang saya temui belakangan ini komunitas atau pelaku seni teater sebuah drama tragedi,” ungkapnya.
Melihat dari beberapa tahun sebelumnya banyak naskah yang menceritakan tentang konflik yang mengatasnamakan pelajar, mahasiswa atau komunitas umum, tapi sekarang lebih banyak orang yang mengangkat naskah sendiri.
“Naskah ini menceritakan tentang tragedi beberapa unsur yang membuat saya rindu dengan drama yang bertema Malam Jahanam, maka dari itu saya mengangkat drama yang bergenre tragedi,” tuturnya.
Ia juga berharap kepada seluruh kawan-kawan agar jangan pernah bosan untuk menampilkan sebuah seni teater yang bertujuan menghibur dan megajak untuk bersama-sama mencintai seni.
“Harapannya jangan pernah bosan untuk berproses, karena kendalanya banyak dari para pemain yang sudah berkerja mencari nafkah untuk keluarga, kita sama-sama tahu para penggiat seni di Banjarmasin belum cukup untuk menghidupi dari segi finansial,” ucapnya.
“Jadi saya berharap untuk kedepannya, banyak dari berbagai pihak yang mampu mengupayakan masalah tersebut, agar para pelaku seni teater ini bisa menghidupi mereka melalui teater,” jelasnya.


