lenterakalimantan.com, TANJUNG – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tabalong menggelar sidak pasar di Pasar Tanjung, Jum’at (24/11/2023).
Adapun sidak tersebut dilakukan untuk meninjau perkembangan harga pasar, karena sebentar lagi ada perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Diketahui pada sidak tersebut terdapat dua komoditas yang mengalami kenaikan harga, yaitu cabai dan gula pasir.
“Kami menemukan harga cabai yang cukup mengalami kenaikan dari harga sebelumnya, ada kenaikan sekitar Rp 20 ribu khususnya cabai tiung dan cabai kriting,” ujar Kepala Bidang Perdagangan dan Meterologi Diskopukmperindag Tabalong, Noviana Eredha, usai sidak.
Ia menjelaskan kenaikan cabe tersebut harganya naik dikarenakan kemarau panjang sehingga menyebabkan kekurangan pada produksinya dan saat ini harga cabai tersebut, Novi membeberkan berada di harga Rp 100 ribu.
Tak hanya harga cabai yang mengalami kenaikan, dalam sidak tersebut pihaknya juga menemukan kenaikan harga gula pasir timbang.
“Kami temukan kenaikan harga pada gula pasir timbang yang dijual dengan harga Rp 18 ribu. Sebelumnya harganya itu antara Rp 14.500 sampai Rp 15.000,” bebernya.
Terkait penyebab kenaikan gula pasir tersebut, pihaknya belum mendapatkan informasi pasti untuk saat ini, karena untuk gula sendiri, ia menyebut sifatnya nasional.
Disamping itu, Novi menambahkan dalam rangka mengantisipasi kenaikan harga pihaknya bakal menggelar pasar murah dalam waktu dekat ini
“Kegiatan pasar murah akan dilaksanakan pada hari Senin 27 November 2023 bertempat di halaman gedung Saraba Kawa,” tambahnya.


