lenterakalimantan.com, TANJUNG – Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disbunnak) Kabupaten Tabalong berupaya peningkatan populasi ternak sapi dan kambing di “Bumi Saraba Kawa” tahun ini.
Diketahui ketersediaan ternak sapi di Tabalong saat ini masih kurang cukup banyak, hanya sekitar 3.600 ekor sapi yang dikelola oleh beberapa kelompok ternak. Hal ini jauh dari kebutuhan yang seharusnya yaitu 12.000 ekor sapi.
Maka dari itu Disbunnak Tabalong mengupayakan peningkatan terus menerus tiap tahunnya pada sektor peternakan, juga perkebunan.
“Kebutuhannya sekitar 12.000, kita yang ada cuman 3.600an saja,” ucap Kadisbunnak Tabalong, Soleh, pada Rabu (31/1).
Sedangkan untuk populasi kambing sendiri, ujar Soleh, kini populasinya ada sekitar 1.600 ekor kambing dan dibutuhkan sekitar 2.000 ekor lagi untuk memenuhi ketersedian di Tabalong.
“Nanti kita datangkan sapi ini dari Bali dan kambing dari Jawa Timur untuk diserahkan kepada kelompok-kelompok ternak di Tabalong,” katanya.
Tak sampai disitu, pihaknya tahun ini pula berupaya meningkatkan pelayanan di masyarakat dan produksi sarana dan prasarana pada sektor peternakan dan perkebunan.
Untuk peternakan sendiri, ucap Soleh, peningkatan jalan produksi pada perkebunan karet dan kandang koloni (komunal) di beberapa wilayah yang ada Tabalong.
Terkait peningkatan pelayanan di masyarakat, Soleh menyebut, 2024 ini pihaknya akan merevitalisasi Puskesmas Hewan (Puskeswan) yang berada di setiap kecamatan se-Tabalong.
Kemudian, Soleh menerangkan pada tahun 2023 tadi, sudah ada Puskeswan yang telah direvitalisasi yakni, di Kecamatan Tanjung, Murung Pudak dan Tanta. Selanjutnya tahun 2024 ini di Kecamatan Muara Uya dan Upau.
“Meningkatkan pelayanan di masyarakat Puskeswan harus ada dan dilakukan revitalisasi bangunan-bangunan aset punya peternakan,” pungkasnya.


