lenterakalimantan.com, TANJUNG – Mencegah penyebaran penyakit tetelo atau Newcastle Disease (ND) pada unggas di Kabupaten Tabalong. Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disbunnak) setempat berupaya menanganinya melalui vaksinasi secara rutin.
Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet Disbunnak Tabalong, drh Suwandi, bahwa petugas lapangan mendatangi warga yang memiliki ternak ayam secara mandiri dan melakukan vaksinasi. Alhasil sebaran virus itu pun bisa dicegah.
“Petugas lapangan kami rutin melakukan pemeriksaan dan memvaksin hewan ternak, baik yang terkena virus, maupun yang belum,” kata drh Suwandi, Selasa (27/2/2024).
Selain vaksinasi, pihaknya juga memberikan obat suntikan antibiotik pada ternak, baik ayam maupun bebek dan sejenisnya.
Pada 2024 ini, kata drh Suwandi, pihaknya menargetkan 30.000 vaksin ternak. Di mana ternak tersebut minimal dalam setahun, satu kali vaksin, meski banyak yang per-empat bulan.
Pemberian vaksin terhadap ternak, lanjutnya cukup efektif untuk pencegahan penyakit pada ternak. Meski demikian, ada saja penolakan yang dirasakan oleh petugas di lapangan dari pemilik ternak yang khawatir vaksin membuat ternak sakit.
“Memang masih banyak yang menolak untuk ternaknya divaksin, tapi kami terus melakukan edukasi,” ucap Suwandi.
Penggunaan vaksin tersebut gencar dilakukan sejak lima tahun terakhir. Setiap tahunnya jumlah ternak yang divaksin pun selalu melebihi target.


