lenterakalimantan.com, TANJUNG – Dinas Ketahanan Pangan Perikanan Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKP2TPH) Kabupaten Tabalong sukses mencanangkan Desa Catur Karya, Kecamatan Haruai, sebagai Kampung Hortikultura.
Suksesnya Kampung Hortikultura di Desa Catur Karya, tak lepas dari pembinaan oleh BPP Kembang Kuning Haruai dan dukungan Pemdes Padat Karya, serta semangat para petani yang mampu menjadi salah satu pemasok hortikultura ke wilayah luar Kalsel, yakni di Kalimantan Timur.
Dalam prosesnya, petani dibantu peralatan dari BPP Kembang Kuning dan desa. Bahkan pihak desa juga menganggarkan dana untuk peningkatan pertanian di Desa Catur Karya.
Adapun petani di kawasan tersebut menanam tanaman cabai besar, cabai tiung Tanjung, kembang kol, tomat dan terong. Selanjutnya ada tanaman pendukung lainnya yakni semangka, melon dan tanaman sayur daun.
Setelah beberapa tahun dicanangkan sebagai Kampung Hortikultura, Kepala DKPTPH Kabupaten Tabalong, Fahrul Raji menyampaikan rasa syukurnya terhadap berkembangnya Kampung Hortikultura.
“Keberhasilan Kampung Hortikultura tak lepas dari kerjasama aparat desa dan BPP serta para petani,” ucap Fahrul, Selasa (27/2).
Melalui pembinaan yang dilakukan oleh BPP Kembang Kuning dan bantuan yang disalurkan, membuat para petani dapat meningkatkan hasil produksi.
Diketahui, ada 10 Kampung Holtikultura yang dicanangkan oleh DKPPTPH Kabupaten Tabalong, di antaranya di Desa Padat Karya, Seradang, Bongkang, Masingai I, Masingai II dan Kembang Kuning.
Sementara, Koordinator BPP Kembang Kuning, Hotim menyampaikan bahwa bantuan dari DKPPTPH Kabupaten Tabalong menjadi dukungan besar, lalu teknis di lapangan berkolaborasi dengan desa dalam hal pendampingan.
“Pemdes melakukan kebijakan dan kami menjalankan teknik budidaya,” terang Hotim.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Catur Karya, Dwi Adhi Saputra menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada DKPPTPH Kabupaten Tabalong yang aktif melakukan pembinaan dan bantuan kepada petani di Desa Catur Karya..
Adanya bantuan Alsintan yang diberikan serta pengetahuan kepada petani memberikan dampak positif dan mendukung peningkatan hasil tanam.
“Sehingga desa Catur Karya, menjadi Kampung Hortikultura sebagaimana yang diharapkan,” tandasnya.


