lenterakalimantan.com, RANTAU – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tapin bekerjasama dengan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Tapin, menggelar sosialisasi Forum Pembauran Kebangsaan di Gedung Tri Guna Rantau, Selasa (19/3/2024).
Kegiatan sosialisasi tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Kesbangpol Tapin, Aulia Ulfah, yang didampingi oleh Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya dan Agama, Iwan Setyawan.
Iwan Setyawan menjelaskan bahwa sosialisasi pembauran kebangsaan didasari oleh UU No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, Peraturan Presiden No. 06 tahun 1988 tentang Koordinasi Kegiatan Instansi Vertikal di Daerah, dan Permendagri No. 34 tahun 2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pembauran Kebangsaan di Daerah.
“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terwujudnya persatuan dan kesatuan, memperkuat bangsa dengan keberagaman dan kesukuan yang ada di Tapin,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Tapin, Aulia Ulfah, menegaskan bahwa sosialisasi pembauran kebangsaan bertujuan menciptakan keharmonisan dan ketentraman dalam bermasyarakat dengan menghargai keberagaman suku, agama, dan etnis.
“Ini adalah untuk menyegarkan pemahaman masyarakat Indonesia tentang wawasan kebangsaan dan membangkitkan semangat kebangsaan untuk menciptakan masyarakat yang harmonis. Terimakasih kepada semua lapisan masyarakat yang ikut aktif membantu pelaksanaan Pemilu pada 14 Februari lalu,” tuturnya.
Menuju Pilkada yang akan datang, sambung Kepala Kesbangpol, ia berharap melalui kegiatan ini, peserta dari berbagai kesukuan dapat menjaga keamanan dan kedamaian demi terwujudnya Pilkada damai di Kabupaten Tapin.
“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat lebih memahami pentingnya menghargai perbedaan, mempromosikan toleransi, menghormati hak asasi manusia, dan memperkuat nilai-nilai nasionalisme untuk menciptakan kebanggaan kepada negara,” harapnya.
Dalam sosialisasi ini turut menghadirkan narasumber dari Ketua FPK Kabupaten Tapin Muryasin, Akademisi Direktur Syekh Salman Al Farisi Hamdi, pemuka adat, etnis suku, dan tokoh masyarakat di Kabupaten Tapin.


