lenterakalimantan.com, JAKARTA – Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun, mantan Menteri BUMN pertama pada kabinet Presiden Soeharto, Tanri Abeng, tutup usia dalam usia 83 tahun.
Tanri meninggal dunia pada dini hari tadi pukul 02.39 WIB, Ahad (23/6/2024).
Kabar duka tersebut disampaikan oleh mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu.
“Betul,” kata Said Didu saat dihubungi, Ahad, dikutip dari detik.com.
Said Didu juga meneruskan pesan WA terkait berita duka Tanri Abeng. Tanri Abeng disebut mengembuskan nafas terakhir sekitar pukul 02.39 dini hari tadi di RS Medistra Jakarta.
Jenazah akan disemayamkan di rumah duka Jalan Simpruk Golf XIII Jakarta Selatan.
Profil Tanri Abeng
Tanri Abeng merupakan tokoh penting di Indonesia. Sebab, pria kelahiran Selayar, Sulawesi Selatan ini pernah menjabat sebagai Menteri BUMN pertama di era pemerintahan Soeharto dan BJ. Habibie dengan masa jabatan 16 Maret 1998 hingga 20 Oktober 1999.
Dia juga merupakan seorang pengusaha. Sepak terjangnya di dunia bisnis tak perlu diragukan lagi. Merangkum dari berbagai sumber, Tanri Abeng sudah diangkat sebagai Direktur Keuangan dan Corporate Secretary di perusahaan multinasional sejak usia 29 tahun.
Pada 1979, lulusan MBA dari State University, New York, AS itu sudah memimpin atau CEO di PT Perusahaan Bir Indonesia atau saat ini Bernama PT Multi Bintang Indonesia Tbk.
Kemudian Tanri Abeng diangkat menjadi CEO di Bakrie Brothers pada 1991. Dan selanjutnya ditunjuk menjadi Menteri Negara Pendayagunaan BUMN Kabinet Pembangunan VII era Soeharto dan Kabinet Reformasi BJ. Habibie.
Dia juga pernah memegang jabatan Komisaris Utama di PT Telkom Indonesia Tbk, PT Pertamina (Persero), dan Bio Farma. Bahkan hingga didapuk menjadi CEO OSO Group di bidang pertambangan, perkebunan sampai hotel.












