lenterakalimantan.com, RANTAU – Pemerintah Kabupaten Tapin berkomitmen meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan fokus pada kesehatan. Salah satu upaya ini dilakukan melalui program peningkatan kapasitas Forum Kabupaten/Kota Sehat (FKKS) Tapin dan program “Desa Sehat”.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah Dr. H. Sufiansyah, MAP, usai membuka kegiatan peningkatan kapasitas kelembagaan Forum Komunikasi Kecamatan Sehat dan Kelompok Kerja (Pokja) Desa Sehat yang digelar di Pendopo Galuh Bastari, Senin (29/07/2024).
“Tanpa masyarakat yang sehat, daerah tidak akan bisa berkembang. Kami ingin memastikan kesehatan seluruh warga Tapin, termasuk mereka yang tidak memiliki KTP Tapin,” ujar Sufiansyah, ia juga menekankan bahwa kesehatan masyarakat adalah fondasi dasar pembangunan daerah.
Dukungan juga datang dari Ketua DPRD Tapin, H. Yamani, yang menyatakan bahwa anggaran kesehatan untuk tahun 2025 telah ditetapkan lebih dari 14 miliar rupiah.
“Kami berkomitmen mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. Anggaran ini bertujuan untuk memastikan akses kesehatan yang menyeluruh bagi semua warga,” katanya.
Sementara itu Ketua Forum Kabupaten Kota Sehat (FKKS) Tapin, Arifin Noor Atma, menjelaskan bahwa program peningkatan kapasitas kelembagaan ini melibatkan empat kecamatan yakni Piani, Hatungun, Candi Laras Utara, dan Candi Laras Selatan. Dengan tema “Stop Buang Air Besar Sembarangan Menuju Kabupaten Tapin Sehat”, program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan dan perilaku hidup sehat.
“Inisiatif ini juga menargetkan perubahan kebiasaan masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai dan rawa, yang sebelumnya sering membuang hajat ke sungai. Namun dengan dukungan anggaran yang lebih besar, pemerintah berharap dapat mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tapin,” harapnya.


