lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Dit Resnarkoba Polda Kalsel merilis dua kasus yang berhasil diungkap, Selasa (9/7/2024).
Dalam Konferensi Pers tersebut terdapat 19,51 kilogram narkotika jenis sabu dan 20.680 butir obat tanpa merek berhasil diamankan dari enam orang tersangka.
Dir Resnarkoba, Kombes Pol Kelana Jaya menerangkan perkara ditangani Subdit III, yang berhasil meringkus sebanyak lima orang tersangka dari dua lokasi berbeda.
“Lima (5) orang tersangka yang diamankan antara lain berinisial ARE, MRF, DH, MRM dan RSH. Kelimanya dating dari Kalimantan Timur dan berhasil ditangkap beserta barang bukti yang diduga masih jaringan Fredy Pratama berdasarkan kemasannya,” terang Kelana.
Kemudian, lanjutnya dari Subdi II juga mengamankan satu pelaku berinisila M di Keluarahan Sungai Andai dengan barang bukti 20.680 butir obat tanpa merek, satu unit handphone dan uang tunai senilai 1.655.000 rupiah.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalsel, Adam Erwindi menjelaskan, saat ini pihaknya menunggu hasil uji laboratorium forensic dari obat tanpa merek tersebut sebelum Pasal Narkotika oleh tersangka M yang saat ini disangkakan Pasal Kesehatan, Rabu (10/7/2024).
“Dengan adanya pengungkapan besar ini. Polda Kalsel berhasil menyelamatkan sebanyak 118.240 orang yang terhindar dari narkoba dan sangat diharapkan atas pengungkapan ini dapat memberikan efek jera bagi pelaku dan memperkuat Kerjasama pihak kepolisian dengan masyarakat dalam memerangi peredaran narkotika,” jelas Kabid Humas Polda Kalsel.
Dalam konferensi pers tersebut berlangsung di Aula Presisi Dit Resnarkoba Polda Kalsel yang dihadiri oleh Direktur Resnarkoba Polda Kalsel, Kombes Pol Kelana Jaya, Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi, Kasubdit I Dit Resnarkoba Polda Kalsel, AKBP Deddi Daniel Siregar dan Kasubdit II Dit Resnarkoba Polda Kaslel, AKBP Zaenal Arifin.
Polda Kalsel juga mengajak seluruh unsur masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi terkait peredaran narkotika dilingkup masing-masing sebagai upaya preventif dan represif dalam menjaga keamanan serta ketertiban di Kalimantan Selatan.


