Koordinator aksi Florentino Mario mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan aksinya ke KPU Kalsel dan kepolisian.
“Ketika kami menyampaikan surat pemberitahuan komisioner KPU Kalsel ada. Ketika kami menyampaikan aspirasi, mereka tidak ada,” katanya.
Kasub Bagian Perencanaan KPU Kalsel Titik Rizki Fitrianty mengakui komisioner KPU Kalsel sedang tidak berada di Kantor KPU Kalsel.
Terkait aspirasi pengunjuk rasa, pihaknya mengapresiasinya. Menurutnya, hasil verifikasi administrasi tidak menunjukkan ada dokumen yang palsu.
“Saat pendaftaran bacaleg, KPU melakukan verifikasi administrasi dan hasilnya dinyatakan memenuhi syarat,” katanya.


