lenterakalimantan.com, PARINGIN – Memasuki masa karantina terbuka, sebanyak 18 orang Finalis Nanang Galuh 2024 belajar membuat kain sasirangan khas Balangan, di Gedung Budaya setempat, Kecamatan Paringin, Sabtu (24/8/2024).
Setelah melewati tahapan seleksi administrasi, dan unjuk kemampuan bakat, kini para finalis nanang galuh mengikuti latihan pembuatan kain sasirangan khas Kabupaten Balangan, bersama peserta pelatihan umum lainnya, seperti kelompok organisasi sosial masyarakat, dan sekolah.
Menurut Ketua Penyelenggara Spicesirangan Gina, menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara Spicesirangan Fest, dimana selama tiga hari kedepan diberikan pengetahuan dan keterampilan, mulai dari membuat motif atau pola, hingga teknik penjelujuran, penyisitan, dan pewarnaan.
“Adanya kegiatan ini adalah untuk melestarikan budaya lokal sekaligus memberi edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda di Kabupaten Balangan, dalam penguatan eksistensi jalur rempah melalui kain sasirangan khas Kalimantan Selatan,” ucapnya.
Ia menambahkan, para peserta akan dihadapkan pada proses pembuatan kain sasirangan secara bertahap, mulai dari teknik penyisitan, penarikan benang yang sudah dijahit untuk menentukan motif atau corak warna yang menjadi ciri khas kain sasirangan.
“Teknik penyisitan merupakan bagian penting dalam proses pembuatan kain sasirangan, penarikan benang yang sudah dijahit berfungsi membentuk motif yang memiliki corak warna khas setelah diwarnai, hasilnya motif berwarna putih yang muncul adalah hasil dari prosesi penyisitan benang,” tutur Gina yang merupakan ketua dari penyelenggara.
Pada tahap awal, para finalis Galuh Nanang 2024, diajarkan membuat motif, dan tusuk jelujur, kemudian dilanjutkan dengan teknik penyisitan serta pewarnaan, yang menggunakan bahan berbasis alam, seperti rempah-rempah yang ada di Bumi Sanggam.
Salah seorang peserta yang akrap disapa Yanti mengungkapkan, adanya masa karantina ini, telah membuka wawasan bagi kami, dimana para peserta Galuh Nanang mendapatkan kesempatan untuk belajar membuat kain sasirangan.
“Kesempatan seperti ini sangat langka untuk didapat, sebagai generasi muda, memelihara, dan merawat warisan budaya perlu untuk dilakukan, agar tidak hilang dipengaruhi oleh perkembangan zaman, kita wajib melestarikannya,” ucap peserta Galuh Nanang 2024.


