lenterakalimantan.com, MARTAPURA – Proses pencarian korban akibat kelotok tenggelam di perairan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar, membuahkan hasil, kedua santri akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Tim Penyelam Tradisional Water Rescue Alalak Selatan Banjarmasin mengakhiri pencarian setelah melakukan penyelaman sekitar jam 20.00 Wita, Senin (28/10/2024) malam.
Anggota Water Rescue Alalak Selatan Tim Penyelam Tradisional Banjarmasin, Zainal Abdi mengatakan bahwa pihaknya kembali ke posko mereka, namun tahap pencarian masih diteruskan dilakukan oleh Tim Sar Gabungan yang masih berada di lokasi kejadian.
Zainal memprediksi bahwa korban akan terapung selama 38 jam.
“Jadi untuk porsi waktu tenggelam sudah lebih dari 24 jam dan mendekati waktu 38 jam nanti korban akan muncul ke permukaan (timbul pertama) seperti mana hal yang sering ditemui. Jadi tim sudah bersikeras membantu, namun belum membuahkan hasil dan Alhamdulillah tadi malam satu korban yang dapat. Artinya kalau posisi korban selama itu, kemungkinan posisi korban sudah bergeser jauh dari titik nol tenggelam,” katanya kepada lenterakalimantan.com.
Tahap Penyisiran Satu Korban Berlanjut
Hari kedua pencarian dua korban santri Pondok Pesantren Al Falah Putera akhirnya membuahkan hasil.
Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu lagi korban akibat kelotok yang karam di sungai Desa Muara Aluh-aluh Besar, Kecamatan Aluh-aluh, Kabupaten Banjar sekitar pukul 23.05 Wita.
Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban yang bernama Muhammad Hafi Mubarak asal Kalimantan Timur
Perwakilan Tim SAR Gabungan dari Relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Debu, Kecamatan Aluh-aluh, Pani menjelaskan, teridentifikasi satu korban santri Ponpes Al-Falah Putera Landasan Ulin sudah ditemukan.
“Korban kemudian dibawa ke Banjarmasin tepatnya RSUD Ulin menggunakan unit ambulans Ponpes Al Falah,” jelasnya saat di konfirmasi media ini pada pukul 00.00 Wita.
Kemudian, Selasa (29/10/2024) dini hari atau sekitar pukul 01.30 Wita, korban terakhir Safriyan santri Al-Falah warga Pelaihari, Tanah Laut, ditemukan Tim Sar Gabungan.


