
lenterakalimantan.com, SAMARINDA – Gencarkan program revitalisasi masjid di seluruh provinsi yang berfokus sebagai tempat ibadah dan pusat layanan umat.
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas;ud mengungkapkan, masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, namun juga pusat layanan umat yang lebih luas.
Program yang memiliki tujuan dalam memperbaiki fasilitas masjid ini agar dapat berfungsi secara optimal serta dapat memberikan manfaat terhadap masyarakat.
“Kami bakal memperbaiki fasilitas di masjid-masjid, terutama masjid Jami yang berada di pinggir jalan, serta rumah ibadah lainnya. Fokus utama adalah pembenahan MCK agar lebih layak, sehingga musafir dapat beristirahat dengan nyaman, dan masjid dapat berfungsi sebagai rest area mumpuni,” kata Gubenrur Kaltim, Senin (10/3/2025).
Rudy menyampaikan, program tersebut bertujuan mengatasi terkait Waktu tutup di luar waktu salat yang menurutnya kurnag berfungsi sebagai fasilitas publik khususnya bagi musafir.
Gubenrur menekankan fungsi masjid seharusnya tidak berbatas dalam pelaksanaan ibadahnya.
Masjid juga bisa dijadikan pusat kegiatan sosial dan pendidikan bagi masyarakat. Dalam upaya mendorong agar masjid dimanfaatkan sebagai wadah penyelenggara Pendidikan non-formal contohnya kegiatan sosial yang bermanfaat untuk masyarakat umum.
“Masjid tidak hanya sebagai tempat pelaksanaan kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pendidikan,” tegas Rudy.
Program Gerakan Subuh Berjamaah
Selain revitalisasi masjid, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga meluncurkan program “Gerakan Subuh Berjamaah” yang bertujuan untuk melatih kedisiplinan, terutama di kalangan pelajar.
Program ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan positif sejak dini, serta meningkatkan ketaqwaan dan kedisiplinan anak-anak.
Rudy Mas’ud menyatakan bahwa gerakan ini akan menjadi bagian dari kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah di Kalimantan Timur, bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat.
“Gerakan Subuh Berjamaah harus dipacu menjadi kebiasaan. Kami ingin melatih kedisiplinan anak-anak sejak dini. Ini merupakan kebiasaan hebat yang dibekali sedari sekarang sebelum mereka melanjutkan ke jenjang pendidikan yang menuntut kedisiplinan,” pungkasnya.
Editor: Tim Redaksi

