lenterakalimantan.com, SAMARINDA — Rudy Mas’ud kembali menegaskan dominasinya di panggung politik Kalimantan Timur. Lewat Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kaltim yang digelar Sabtu (19/7/2025), ia dikukuhkan sebagai Ketua DPD Golkar Kaltim untuk periode 2025–2030 secara aklamasi.
Keputusan ini bukan sekadar formalitas. Dukungan solid datang dari seluruh DPD Golkar kabupaten/kota, organisasi sayap partai, dewan pertimbangan, hingga DPP Golkar. Semua sepakat memberi kepercayaan penuh kepada Rudy, sosok yang dianggap sukses membawa Golkar Kaltim meraih capaian luar biasa di periode sebelumnya.
“Kami akan kibarkan panji Golkar ke seluruh pelosok Kaltim,” tegas Rudy dalam pidatonya usai ditetapkan kembali sebagai ketua. “Di periode kedua ini, kita akan membuktikan Golkar tetap menjadi partai besar yang menjawab tantangan rakyat dan memenangkan semua kontestasi politik.”
Dalam Pemilu Legislatif 2024, Golkar Kaltim di bawah kendalinya berhasil mengamankan dua kursi DPR RI dan mendominasi DPRD Provinsi dengan 15 kursi, tertinggi dibandingkan partai lain. Capaian ini menegaskan bahwa Rudy bukan hanya ketua partai, tetapi aktor utama dalam peta politik Kaltim.
Tak hanya menatap politik elektoral, Rudy juga menegaskan sikap Golkar terhadap proyek strategis nasional dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia menegaskan bahwa Golkar akan menjadi pengawal utama aspirasi rakyat Kaltim dalam dinamika pembangunan tersebut.
“Golkar akan berdiri di garis terdepan, memastikan suara rakyat Kaltim didengar dalam proses pembangunan IKN. Kami akan mengawal, mengkritisi, sekaligus terlibat aktif membangun masa depan Kalimantan Timur,” tandasnya.
Musda XI juga menetapkan tim formatur yang bertugas menyusun kepengurusan baru. Rudy duduk sebagai ketua tim, didampingi empat tokoh lainnya dari berbagai elemen Golkar. Struktur baru ini diharapkan mampu mengonsolidasikan kekuatan partai untuk menghadapi Pemilu dan Pilkada 2029.
Dengan mandat politik yang makin kuat, Rudy Mas’ud tak hanya memimpin Golkar, tapi juga mengarahkan langkah partai menuju ominasi politik jangka panjang di Kalimantan Timur.
Editor: Muhammad Tamyiz


