lenterakalimantan.com, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) meluncurkan terobosan inklusif melalui Program Perjalanan Religi Gratis yang tidak hanya memberangkatkan marbot masjid ke Tanah Suci, tetapi juga penjaga rumah ibadah agama lain ke destinasi suci sesuai keyakinan masing-masing.
Program ini, yang diresmikan Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, mengakomodasi 880 penerima penghargaan pada tahun 2025. Dari jumlah tersebut, 603 marbot masjid dijadwalkan berangkat umrah ke Makkah, sementara 193 penjaga rumah ibadah non-muslim akan diberangkatkan ke lokasi ibadah seperti Yerusalem, Roma, hingga India. Bahkan, untuk pemeluk Buddha, perjalanan ke Borobudur saat perayaan besar juga akan difasilitasi.
“Program ini hadir untuk semua. Penjaga rumah ibadah adalah garda terdepan yang melayani umat, mereka layak mendapatkan apresiasi ini,” ujar Seno Aji, Selasa (26/8/2025).
Kloter pertama telah diberangkatkan sebanyak 211 orang, disusul tiga kloter berikutnya pada September 2025. Pemprov menunjuk 11 biro perjalanan resmi untuk memastikan proses berjalan lancar.
Seno menegaskan, penghargaan ini bukan hanya bentuk hadiah, tetapi juga amanah. “Kami titip doa dari Tanah Suci agar Kaltim aman, nyaman, dan sukses,” ucapnya.
Dasar hukum program ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Kaltim Nomor 100.3.3.1/K.157/2025 dengan tujuan memperkuat pembinaan mental spiritual lintas agama.
“Ini bentuk kepedulian Pemprov terhadap mereka yang telah mengabdi tanpa mengenal waktu,” jelas Plt Kabag Bina Mental Spiritual Biro Kesra Kaltim, Lora Sari.
Editor : Tim Redaksi


