lenterakalimantan.com, TANAH BUMBU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin memperkuat komitmen menuju lingkungan bebas penyakit menular dengan menggandeng berbagai pihak dalam kegiatan skrining dan penyuluhan tuberkulosis (TB). Program ini menyasar 134 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan digelar di Klinik Pratama Lapas Batulicin, Rabu (27/8/2025).
Kepala Lapas Batulicin, Arifin Akhmad, menegaskan langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan Lapas yang sehat dan aman dari ancaman TB.
“Kami berkomitmen untuk memastikan kesehatan warga binaan tetap terjaga melalui upaya preventif dan edukatif, salah satunya lewat skrining TB ini,” ujarnya.
Pelaksanaan skrining melibatkan tenaga kesehatan Lapas Batulicin yang bekerja sama dengan Puskesmas Pulau Tanjung, Puskesmas Darul Azhar, Puskesmas Batulicin, Dinas Kesehatan Tanah Bumbu, serta Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).
Selain pemeriksaan, tim medis juga memberikan penyuluhan tentang bahaya TB yang disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis dan menular melalui percikan air liur. Edukasi ini penting agar WBP memahami cara pencegahan dan segera melapor jika ada gejala.
Arifin berharap kesadaran akan kesehatan tidak hanya dimiliki warga binaan, tetapi juga seluruh petugas Lapas. “Ke depan, kami ingin kegiatan ini melibatkan semua pegawai Lapas, sehingga pencegahan berjalan maksimal,” tambahnya.
Program skrining TB ini menjadi bukti sinergi antara Lapas dan jajaran kesehatan daerah untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan sehat.
Foto: Tim kesehatan saat melakukan skrining TB terhadap warga binaan Lapas Batulicin.
(Humas Lapas)


