lenterakalimantan.com, TANJUNG – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendataan kemiskinan, Pemkab Tabalong melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) penggunaan aplikasi Sistem Informasi Penanggulangan Kemiskinan Terpadu dan Terintegrasi (SILANGKAR).
Bimtek yang dikemas dalam bentuk workshop ini ditujukan bagi para petugas operator fasilitator desa, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta operator kelurahan dan kecamatan se-Kabupaten Tabalong.
Workshop resmi dibuka oleh Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani, pada Rabu (21/10/2025), di Emerald Room Aston Tanjung City Hotel, Kelurahan Mabuun.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Tabalong, Arianto, melaporkan bahwa workshop dijadwalkan berlangsung selama dua hari.
Pelaksanaannya akan mencakup pemberian materi mengenai fitur-fitur terbaru aplikasi tersebut oleh narasumber, dengan tujuan untuk mengakomodir semua kebutuhan terkait pendataan kemiskinan di tingkat desa.
Kegiatan ini melibatkan seluruh pihak yang bertanggung jawab dalam penanganan kemiskinan, khususnya dalam pengelolaan data SILANGKAR, termasuk fasilitator desa, TKSK, PKH, dan operator di berbagai tingkatan.
Arianto menekankan bahwa penanggulangan kemiskinan adalah urusan bersama dan tanggung jawab kolektif.
“Hal ini merupakan urusan pemerintahan di berbagai jenjang, mulai dari desa, kabupaten, provinsi, pemerintah pusat, hingga menjadi urusan sosial di level individu maupun global,” ungkapnya.
Sementara itu Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani, menyatakan bahwa Bimtek SILANGKAR memiliki peran krusial dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
“Tujuannya adalah membangun sinergitas antar semua tingkatan pemerintahan (desa, kelurahan, kecamatan, dan kabupaten) untuk bersama-sama menurunkan angka kemiskinan di daerah,” katanya.
Ia menegaskan, para operator fasilitator yang mengikuti Bimtek merupakan ujung tombak di lapangan.
“Kita mengharapkan agar seluruh operator dapat menjalankan tugas dengan disiplin, memastikan sistem pembuatan data SILANGKAR yang valid, akurat, dan berbasis data by name by address,” ucapnya.
Editor: Rizki


