lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mengungkap dampak psikologis di balik promosi “cicilan 0%” terhadap perilaku finansial Generasi Z atau Gen Z. Penelitian berjudul “Clarity Finance: Analisis Dampak dan Strategi Psikologis Penanggulangan Debt Culture Gen Z Akibat Framing Cicilan 0% Berbasis Prospect Theory”, digelar pada Minggu (19/10/2025)
Ketua Tim, Azizah Khairunnisa, menjelaskan penelitian ini berangkat dari maraknya anak muda yang terjebak utang digital akibat persepsi keliru terhadap cicilan tanpa bunga.
“Promosi cicilan 0% sering menimbulkan ilusi aman dan ringan, padahal mereka tetap berutang,” ujarnya.
Hasil penelitian menunjukkan, framing “tanpa bunga” membuat responden lebih fokus pada keuntungan jangka pendek dan mengabaikan risiko finansial jangka panjang. Akibatnya, banyak yang terdorong berutang impulsif, menunda pembayaran, hingga mengalami stres dan kecemasan ketika tagihan menumpuk.
Melalui intervensi edukatif Clarity Finance, partisipan menunjukkan peningkatan kesadaran dan penurunan persepsi positif terhadap promosi “cicilan 0%”. Mereka lebih memahami bahwa tanpa bunga bukan berarti tanpa risiko.
Penelitian dengan bimbingan Muhammad Abdan Shadiqi berharap temuan ini dapat memperkuat literasi psikologi finansial di kalangan generasi muda serta mendorong masyarakat lebih kritis terhadap promosi digital yang memicu budaya berutang.
Editor: Rizki


