lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Dalam upaya meningkatkan kapasitas pengurus dan anggota koperasi, Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Perkoperasian bagi Koperasi Merah Putih Angkatan ke-3.
Puluhan peserta dari Koperasi Merah Putih, sejumlah pejabat daerah, dan perwakilan Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Diskopumker) Banjarmasin turut hadir dalam bimbingan teknis.
Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian pelatihan selama dua hari yang berlangsung di Hotel Banjarmasin International (HBI), Selasa (18/11/25).
Banjarmasin sendiri tercatat sebagai daerah tercepat kedua dalam proses pembentukan Koperasi Merah Putih se-Kalsel.
Oleh karena itu, peningkatan kapasitas melalui Bimtek ini menjadi upaya penting untuk memastikan koperasi yang telah terbentuk dapat beroperasi secara optimal dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Banjarmasin berkomitmen memperkuat pengetahuan serta kemampuan para pengurus Koperasi Merah Putih agar mampu menjalankan tugasnya secara efektif, sesuai dengan arah kebijakan dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025.
Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj Ananda, dalam sambutannya menegaskan bahwa koperasi memiliki peran penting dalam memperkuat ekonomi dan menciptakan kemandirian masyarakat. Ia mendorong para pengurus untuk tidak sekadar hadir, tetapi bisa memahami dan menerapkannya di wilayah masing-masing.
“Saya berharap seluruh peserta bimtek dapat mengikuti kegiatan dengan serius, mempraktekkan ilmunya dan menjadi penggerak ekonomi di kelurahan masing-masing. Mari jadikan koperasi Kelurahan Merah Putih bukan hanya simbol program nasional, tetapi menjadi alat perjuangan ekonomi rakyat Banjarmasin,” ujar Ananda.
Ketua Koperasi Merah Putih Sungai Lulut, H Ismail menyampaikan optimismenya bahwa pelatihan ini akan meningkatkan kualitas pengelolaan koperasi. “Bimtek yang ini merupakan yang terbaik. Sudah terlihat jelas bahwa tahun 2026 Koperasi Merah Putih akan bergerak lebih kuat,” ujar Ismail.
Program Koperasi Merah Putih dirancang untuk memperluas akses terhadap peluang ekonomi bagi warga berpenghasilan rendah dengan mendorong kemandirian ekonomi yang tumbuh dari tingkat kelurahan.
Selain itu, program ini turut berfokus pada penguatan ketahanan pangan serta pengembangan ekonomi lokal melalui mekanisme pemberdayaan masyarakat yang menekankan nilai kebersamaan dan gotong royong.
Melalui penyelenggaraan bimtek ini, Pemerintah Kota Banjarmasin kembali menegaskan komitmennya dalam membangun fondasi perekonomian masyarakat dari tingkat akar rumput.
Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata serta memastikan koperasi dapat berfungsi sebagai motor penggerak kesejahteraan di lingkungan kelurahan.
Penulis: Ghina Nur Azzizah
Editor: Rian


