lenterakalimantan.com, KUALA KAPUAS – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas, dr Tonun Irawaty Panjaitan, menghadiri Rapat Kajian Integrasi Ketahanan Pangan untuk Penyangga Ibu Kota Negara (IKN) serta pembahasan Rencana Aksi Penurunan Stunting, yang digelar di Aula Kantor Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Kabupaten Kapuas, Jumat (7/11/2025).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan pangan daerah serta mendukung percepatan penurunan stunting menuju masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Kesehatan Kapuas dr. Tonun Irawaty Panjaitan menyampaikan bahwa integrasi antara program ketahanan pangan dan pencegahan stunting merupakan langkah strategis dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas.
“Ketersediaan pangan bergizi dan akses layanan kesehatan yang merata adalah kunci utama dalam menekan angka stunting. Dinas Kesehatan siap berkolaborasi dengan seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan untuk mewujudkan hal tersebut,” ujar dr. Tonun.
Rapat diikuti oleh berbagai unsur, antara lain organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, instansi vertikal, akademisi, serta lembaga masyarakat, yang turut memberikan pandangan dan masukan terhadap penyusunan rencana aksi daerah.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kapuas berharap terbangun sinergi nyata antara sektor kesehatan, pertanian, dan ketahanan pangan guna memperkuat peran Kapuas sebagai daerah penyangga kebutuhan pangan bagi IKN, sekaligus mempercepat penurunan prevalensi stunting di wilayah tersebut.
Editor : Tim Redaksi


