lenterakalimantan.com, BALANGAN – Tim cabang olahraga karate Forki Balangan berhasil meraih dua medali perunggu pada nomor beregu di hari terakhir pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XI Kalimantan Selatan di Kabupaten Tanah Laut. Prestasi ini dicapai meski mereka hanya diperkuat tiga atlet.
Binpres Forki Balangan, Rifki, mengungkapkan rasa bangganya atas perjuangan para atlet muda tersebut. Ia menyebut capaian ini menjadi bukti semangat pantang menyerah timnya.
“Seharusnya pertandingan beregu dimainkan lima orang, dengan dua cadangan. Namun kami hanya memiliki tiga srikandi ujung tombak. Dengan keyakinan serta doa orang tua dan masyarakat Balangan, mereka mampu menaklukkan tim Hulu Sungai Utara yang memiliki personel lengkap,” ujarnya.
Pada hari kedua pertandingan, Forki Balangan lebih dulu meraih medali lewat atlet senior Rafid. Rifki menyebut perolehan tersebut menjadi penutup karier Rafid di ajang Porprov karena batasan usia.
“Alhamdulillah, momen penutupnya berakhir dengan kebahagiaan,” katanya.
Hari ketiga menjadi penentu. Tiga atlet lapis kedua yang pada awalnya tidak ditargetkan meraih medali justru tampil impresif dan menjadi penyelamat Forki Balangan. Mereka adalah Nadia Mahfuzah, Nadia Rizkyna, dan Nida Alieya Ilmi. Ketiganya berhasil menunjukkan performa terbaik dan mengharumkan nama Balangan, khususnya perguruan ASKI.
Ketua Umum Forki Balangan, Aswadie, turut menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian tersebut.
“Meskipun target awal kami adalah perak dan perunggu, dua medali perunggu ini tetap luar biasa. Tahun lalu kami belum mampu menyumbang medali, dan kini menjadi momen kebangkitan Forki Balangan di bawah komando Binpres Rifki. Syukur Alhamdulillah,” ujarnya.
Pada Porprov tahun ini, Forki Balangan menurunkan tujuh atlet, terdiri atas empat atlet putra dan tiga atlet putri.
Editor : Tim Redaksi


