lenterakalimantan.com, KUALA KAPUAS – Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Setda Kabupaten Kapuas, Pery Noah, memimpin Rapat Koordinasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Kabupaten Kapuas. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat 1 Bapperida Kapuas, Senin (1/12/2025).
Rapat diikuti sejumlah kepala OPD beserta perwakilan perangkat daerah guna menyamakan pandangan dan memastikan keterpaduan data dalam penyusunan dokumen pembangunan kependudukan.
Penyusunan PJPK dinilai penting sebagai landasan dalam merumuskan arah pembangunan daerah yang berkelanjutan, baik untuk jangka menengah maupun jangka panjang. Dokumen ini menjadi acuan OPD dalam menyiapkan program prioritas, mengintegrasikan isu strategis, serta memastikan kesinambungan pembangunan di setiap periode kepemimpinan kepala daerah.
Saat ini Kabupaten Kapuas telah memiliki Grand Desain Pembangunan Kependudukan (GDPK) 2025–2050, yang disusun pada 2024 lalu dan telah disampaikan kepada Bappeda sebagai bahan penyusunan RPJMD 2025–2029. Namun GDPK yang bersifat makro masih perlu diturunkan ke dalam dokumen operasional berupa PJPK.
“PJPK ini adalah turunan operasional dari GDPK untuk periode lima tahunan. Isinya mencakup analisis situasi, kebijakan, strategi, sasaran, indikator, target tahunan hingga rencana aksi yang akan kita capai bersama,” terang Pery Noah.
Ia menambahkan bahwa hingga kini PJPK Kabupaten Kapuas belum tersedia, sementara proses penyusunan RPJMD 2025–2029 dan Renstra Perangkat Daerah sudah berjalan. Karena itu, rapat ini menjadi momentum awal untuk memastikan sinkronisasi dan penyempurnaan data antar-OPD.
Pada penutup rapat, ditegaskan kembali bahwa PJPK merupakan pedoman strategis untuk mewujudkan pembangunan Kabupaten Kapuas yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing. Sinergi seluruh OPD sangat dibutuhkan agar proses penyusunannya dapat tuntas tepat waktu.
Pery Noah berharap pertemuan tersebut mempercepat pelengkapan data yang masih belum lengkap. “Mudah-mudahan melalui rapat ini data yang masih bolong bisa segera kita lengkapi. Insya Allah bisa, karena sebenarnya data itu sudah ada,” ujarnya.
Rapat ditutup dengan komitmen bersama untuk segera menuntaskan penyusunan PJPK sebagai instrumen penting dalam mendukung arah pembangunan Kabupaten Kapuas ke depan.
Editor : Tim Redaksi












