lenterakalimantan.com, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar High Level Meeting di Aula Gawi Sabarataan, Rabu (3/12/2025). Pertemuan ini difokuskan pada penguatan koordinasi lintas instansi untuk menjaga stabilitas harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), serta momen Haul Abah Guru Sekumpul ke-20 yang diperkirakan mendorong peningkatan kebutuhan bahan pokok.
Melalui forum ini, Pemkot Banjarbaru menyiapkan langkah antisipatif yang lebih terpadu agar pasokan dan harga pangan tetap terkendali. Pertemuan tersebut juga menjadi sarana bagi TPID untuk memastikan rantai distribusi berjalan normal dan ketersediaan komoditas penting terjaga sepanjang periode permintaan tinggi.
Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni, yang hadir mewakili pemerintah daerah, menyampaikan bahwa berbagai strategi telah dipersiapkan menghadapi potensi tekanan inflasi akhir tahun.
“Pemkot Banjarbaru terus memperkuat strategi 4K: ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif. Operasi pasar, sidak stok pangan, koordinasi dengan distributor, serta pemantauan harga harian akan terus kami intensifkan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pengendalian inflasi memerlukan kolaborasi seluruh unsur terkait.
“Saya mengajak semua pihak memperkuat komitmen dan mempercepat koordinasi agar upaya pengendalian inflasi dapat berjalan optimal. Dengan kerja bersama, kita bisa menjaga stabilitas harga, melindungi daya beli masyarakat, serta memastikan Banjarbaru tetap aman dan sejahtera,” tambahnya.
Pemerintah Kota Banjarbaru berharap hasil High Level Meeting ini dapat memperkuat sinergi TPID dan pemangku kepentingan lainnya, sehingga masyarakat dapat menyambut HBKN, Natal, Haul Abah Guru Sekumpul, dan Tahun Baru 2026 dengan tenang tanpa lonjakan harga kebutuhan pokok.
Sumber : MC BJB
Editor : Tim Redaksi


