lenterakalimantan.com, TANAH BUMBU – Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mukti Tama, Desa Manunggal, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu, menerima kunjungan puluhan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalimantan Selatan, Kamis (8/1/2026).
Kunjungan akademik tersebut bertujuan untuk menambah wawasan mahasiswa terkait pengolahan lahan pertanian serta teknik pembibitan hortikultura dan buah-buahan, khususnya semangka dan melon.
Dalam kegiatan ini, para mahasiswa mendapatkan pembekalan materi mulai dari tata cara pengolahan lahan yang baik dan benar hingga praktik penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan). Materi disampaikan langsung oleh anggota Yonif TP 828/BWM bersama praktisi pertanian dari Gapoktan Mukti Tama.
Antusiasme peserta tampak tinggi sepanjang kegiatan. Materi yang disampaikan dinilai relevan dengan bidang studi agribisnis yang mereka tekuni serta dapat diterapkan sebagai bahan pembelajaran perkuliahan.
Instruktur alsintan Gapoktan Mukti Tama, Supriyanto, mengaku senang lahan perkebunan semangka, melon, dan sayur-sayuran milik kelompoknya dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran mahasiswa.
“Alhamdulillah, hari ini kami bisa berbagi ilmu tentang pertanian serta cara mengolah lahan yang baik dan benar,” ujar Supriyanto.
Ia menambahkan, ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang dapat dibagikan kepada banyak orang.
“Semoga kunjungan mahasiswa UNU Kalsel ini dapat menambah wawasan mereka tentang pertanian dan perkebunan. Ke depan, kami berharap semakin banyak anak muda yang tertarik menjadi petani milenial berbasis smart farming,” jelasnya.
Supriyanto juga menyampaikan apresiasi kepada Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Karang Bintang serta anggota Yonif TP 828/BWM yang telah mendampingi dan memberikan tambahan ilmu kepada para mahasiswa.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Heru selaku penyuluh BPP Karang Bintang dan anggota Yonif TP 828/BWM atas pendampingannya kepada generasi muda sebagai calon penerus bangsa,” tutupnya.
Sementara itu, salah satu mahasiswi UNU Kalimantan Selatan, Nurul, menyampaikan bahwa materi yang diterima sangat bermanfaat untuk menunjang perkuliahan mereka di Semester V.
“Kegiatannya sangat menyenangkan karena kami diajak langsung mempraktikkan cara mengoperasikan alsintan, seperti traktor roda dua dan roda empat, serta memahami teknik pengolahan lahan yang benar,” ujarnya.
Menurut Nurul, pembelajaran lapangan seperti ini memberikan pengalaman berharga yang tidak diperoleh di dalam kelas.
“Tentu ini menjadi pelajaran yang sangat bermanfaat bagi kami karena bisa belajar langsung melalui praktik di lapangan,” katanya.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut, termasuk pembelajaran mengenai strategi pemasaran hasil panen semangka dan melon.
“Kami berharap terjalin hubungan yang harmonis antara petani dan mahasiswa untuk menciptakan petani milenial. Hal ini juga sejalan dengan program Presiden RI Prabowo Subianto dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.
Editor: Muhammad Tamyiz


