Hal senada disampaikan Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman. Ia menegaskan bahwa seluruh arahan Presiden akan dilaksanakan secara konsisten di daerah melalui kerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan siap melaksanakan arahan Presiden dan terus bekerja bersama seluruh kabupaten dan kota untuk mengabdi kepada masyarakat Kalsel dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Rakornas 2026 terdiri atas tiga sesi paparan. Sesi pertama membahas Program Strategis Presiden di bidang kebijakan ekonomi, investasi, dan energi yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Investasi/Kepala BKPM, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.
Sesi kedua membahas Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Swasembada Pangan, Kampung Nelayan Merah Putih, serta Program Makan Bergizi Gratis, dengan penekanan pada peran strategis pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
BACA JUGA : Menaker: BLK Disiapkan Jadi Klinik Produktivitas dan Inkubator Bisnis
Sementara itu, sesi ketiga mengangkat peran Polri, Kejaksaan Agung, TNI, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengawal program strategis Presiden melalui pengawasan, penegakan hukum, dan stabilitas keamanan.
Rakornas ditandai dengan pemukulan gong oleh Presiden Prabowo Subianto dan dihadiri sekitar 4.500 peserta yang terdiri atas pimpinan kementerian/lembaga, gubernur, bupati, wali kota, pimpinan DPRD, unsur Forkopimda, Kepala Perwakilan Bank Indonesia, serta Kepala BPS provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia.
Selain itu, diputar pula video Indonesia Berdikari yang menggambarkan capaian serta arah strategis kebijakan nasional dalam mendukung program prioritas pemerintah.
Rakornas ini menjadi upaya Kemendagri dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna memastikan implementasi program prioritas Presiden berjalan efektif menuju Indonesia Emas 2045.
Editor : Tim Redaksi


