lenterakalimantan.com, BOGOR – Bupati Kapuas HM Wiyatno menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Dihadiri juga Wakil Bupati Dodo, unsur Forkopimda Kapuas, serta Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai.
Rakornas tersebut dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih dan kepala daerah se-Indonesia.
Mendagri Tito Karnavian dalam arahannya menegaskan pentingnya keselarasan langkah antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengawal program prioritas Presiden. Menurutnya, dukungan aktif dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta Forkopimda menjadi kunci percepatan pembangunan nasional.
“Seluruh jajaran pemerintah daerah siap mendukung program Presiden untuk mendorong kemajuan Indonesia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Rakornas ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden pada awal tahun 2026, sekaligus forum strategis memperkuat koordinasi lintas sektor. Sejumlah agenda prioritas dibahas dalam tiga sesi panel, mulai dari kebijakan ekonomi, investasi dan energi, program ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat, hingga penegakan hukum dalam mengawal program strategis nasional.
Pelaksanaan Rakornas juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045 dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Usai kegiatan, Bupati Kapuas HM Wiyatno menyampaikan bahwa Rakornas menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memastikan arah kebijakan nasional dapat diimplementasikan secara optimal di daerah.
“Melalui Rakornas ini, kami memperoleh arahan yang jelas terkait strategi pembangunan nasional agar selaras dengan program di Kabupaten Kapuas,” katanya.
Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk menindaklanjuti hasil Rakornas melalui langkah konkret, terutama dalam percepatan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel.
Menurutnya, sinergi yang kuat antara pusat dan daerah akan menentukan keberhasilan pelaksanaan program pemerintah dan dampaknya bagi masyarakat.
Editor : Tim Redaksi


