• Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
      • Banjarmasin
      • Banjarbaru
      • Barito Kuala
      • Kabupaten Banjar
      • Balangan
      • Hulu Sungai Selatan
      • Hulu Sungai Tengah
      • Hulu Sungai Utara
      • Kotabaru
      • Tabalong
      • Tanah Bumbu
      • Tanah Laut
      • Sukamara
      • Tapin
    • KALIMANTAN TENGAH
      • Palangka Raya
      • Pulang Pisau
      • Seruyan
      • Murung Raya
      • Kotawaringin Timur
      • Barito Selatan
      • Kotawaringin Barat
      • Katingan
      • Kapuas
      • Gunung Mas
      • Barito Utara
      • Barito Timur
    • KALIMANTAN TIMUR
      • Samarinda
      • Bontang
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Paser
      • Mahakam Ulu
      • Kutai Timur
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
    • KALIMANTAN BARAT
      • Sambas
      • Mempawah
      • Sanggau
      • Ketapang
      • Sintang
      • Kapuas Hulu
      • Bengkayang
      • Landak
      • Sekadau
      • Melawi
      • Kayong Utara
      • Kubu Raya
      • Pontianak
      • Singkawang
    • KALIMANTAN UTARA
      • Bulungan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Tarakan
      • Tana Tidung
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Reading: Ketika HMI Kehilangan Pesona Di Kampus: Gen Z dan Gen Alpha Terfragmentasi Ke dalam Organisasi Berbasis Hobby dan Bisnis Di Era Digitalisasi
Share
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Font ResizerAa
  • Berita
  • KALIMANTAN TENGAH
  • KALIMANTAN BARAT
  • KALIMANTAN TIMUR
  • KALIMANTAN UTARA
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Opini
Search
  • Home
  • Berita
  • Daerah
    • KALIMANTAN SELATAN
    • KALIMANTAN TENGAH
    • KALIMANTAN TIMUR
    • KALIMANTAN BARAT
    • KALIMANTAN UTARA
  • Nasional
    • Internasional
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi
  • Politik
  • Olahraga
  • Wisata
  • Otomotif
  • Opini
  • Kesehatan
  • Mitra Lentera
Follow US
Copyright © 2024 Lentera Kalimantan By LIMBO. All Rights Reserved.
Home Ketika HMI Kehilangan Pesona Di Kampus: Gen Z dan Gen Alpha Terfragmentasi Ke dalam Organisasi Berbasis Hobby dan Bisnis Di Era Digitalisasi
ArtikelOpini

Ketika HMI Kehilangan Pesona Di Kampus: Gen Z dan Gen Alpha Terfragmentasi Ke dalam Organisasi Berbasis Hobby dan Bisnis Di Era Digitalisasi

lenterakalimantan.com
lenterakalimantan.com
Share
6 Min Read
SHARE

Ditulis Oleh: Dr. Muhammad Uhaib As’ad, M.Si (Akademisi, Direktur Kajian Ekonomi Politik dan Kebijakan Publik Kalimantan Selatan, President International Institute of Influencers Indonesia)

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pernah menjadi magnet ideologis dan intelektual di kampus-kampus Indonesia. Ia lahir sebagai jawaban zaman, merawat tradisi berpikir kritis, dan melahirkan kader-kader yang berpengaruh dalam sejarah kebangsaan. Namun hari ini, pesona itu kian memudar di hadapan generasi baru yang tumbuh dalam lanskap digital yang serba cepat dan pragmatis.

Generasi Z dan Gen Alpha hadir dengan logika sosial yang berbeda. Mereka tidak lagi menjadikan organisasi ideologis sebagai satu-satunya wahana aktualisasi diri. Preferensi mereka bergerak ke ruang-ruang yang lebih cair, fleksibel, dan langsung berdampak: komunitas berbasis hobi, startup, konten kreator, hingga jejaring bisnis digital.

Fragmentasi ini bukan semata bentuk pembangkangan terhadap tradisi organisasi mahasiswa, melainkan refleksi perubahan struktur sosial. Kampus tidak lagi menjadi satu-satunya pusat produksi pengetahuan dan legitimasi. Media sosial, platform digital, dan ekosistem kreatif telah mengambil alih sebagian peran tersebut.

Di titik ini, HMI menghadapi tantangan eksistensial. Narasi besar tentang keislaman, keindonesiaan, dan keumatan sering kali terasa terlalu normatif dan berjarak dari problem keseharian mahasiswa. Bahasa ideologis yang tidak diperbarui cenderung kalah gaung dibanding bahasa algoritma yang menjanjikan visibilitas instan.

Gen Z dan Gen Alpha tumbuh dengan budaya visual, interaktif, dan berbasis pengalaman. Mereka belajar dari video pendek, podcast, dan diskursus lintas platform. Sementara itu, banyak organisasi mahasiswa, termasuk HMI, masih bertumpu pada pola kaderisasi konvensional yang hierarkis dan tekstual.

Ketika organisasi berbasis hobi menawarkan ruang ekspresi yang menyenangkan, dan komunitas bisnis menjanjikan jejaring serta keuntungan ekonomi, HMI sering tampil sebagai ruang yang berat, penuh ritual struktural, dan minim insentif jangka pendek. Ini menjadi problem daya tarik yang serius.

Lebih jauh, sebagian kader HMI sendiri terjebak pada romantisme masa lalu. Kejayaan historis dijadikan legitimasi tanpa kerja keras untuk menerjemahkannya ke dalam konteks kekinian. Padahal, sejarah hanya bermakna jika ia menjadi energi pembaruan, bukan beban nostalgia.

Digitalisasi juga mengubah cara anak muda memaknai kepemimpinan. Otoritas tidak lagi bersumber dari jabatan struktural, melainkan dari pengaruh, konsistensi, dan kredibilitas personal. Influencer dengan gagasan kuat bisa lebih didengar daripada pengurus organisasi dengan struktur lengkap.

Dalam konteks ini, HMI sering kalah lincah. Ia hadir di media sosial, tetapi belum sepenuhnya hidup di sana. Konten yang disajikan kerap seremonial, bukan problematik, formal, bukan dialogis; reaktif, bukan visioner.

Fragmentasi ke dalam komunitas hobi dan bisnis juga menunjukkan pergeseran orientasi nilai. Mahasiswa hari ini dihadapkan pada ketidakpastian ekonomi sejak dini. Mereka mencari organisasi yang memberi keterampilan praktis, portofolio, dan akses pasar, sesuatu yang jarang secara eksplisit ditawarkan oleh organisasi ideologis.

Namun, kondisi ini tidak serta-merta menandakan kematian HMI. Ia justru menjadi alarm keras bahwa transformasi adalah keniscayaan. HMI masih memiliki modal besar, jaringan luas, tradisi intelektual, dan legitimasi historis yang tidak dimiliki komunitas-komunitas baru.

Tantangannya adalah keberanian untuk melakukan redefinisi peran. HMI perlu keluar dari menara gading wacana dan turun ke ruang-ruang konkret problem generasi muda: isu kesehatan mental, krisis iklim, ketenagakerjaan digital, hingga ekonomi kreatif berbasis nilai.

Kaderisasi tidak harus ditinggalkan, tetapi perlu direimajinasi. Metode pembelajaran harus adaptif, kolaboratif, dan berbasis proyek nyata. Diskusi ideologis perlu dikawinkan dengan literasi digital, kewirausahaan sosial, dan kepemimpinan etis di ruang publik maya.

HMI juga harus berdamai dengan logika zaman bahwa identitas tidak lagi tunggal. Gen Z dan Gen Alpha nyaman memiliki banyak afiliasi sekaligus. Menjadi kader HMI tidak harus berarti menutup diri dari komunitas hobi atau jejaring bisnis.

Justru di situlah peluangnya. HMI bisa menjadi simpul etik dan intelektual yang mengikat berbagai fragmentasi itu. Ia hadir bukan sebagai organisasi yang menuntut eksklusivitas, melainkan sebagai rumah nilai yang memberi arah.

Jika tidak, HMI akan terus ditinggalkan, bukan karena ideologinya usang, tetapi karena cara menyampaikannya tidak lagi relevan. Organisasi yang gagal membaca zaman akan tergilas, sekuat apa pun akar sejarahnya.

Kampus hari ini adalah arena kompetisi gagasan dan pengaruh. Siapa yang paling mampu menjawab kegelisahan mahasiswa, dialah yang akan diikuti. Dalam arena ini, HMI tidak cukup hanya benar, ia harus menarik dan berdampak.

Revitalisasi HMI menuntut kepemimpinan yang visioner dan rendah hati. Mau belajar dari komunitas-komunitas baru, tanpa kehilangan prinsip dasar. Mau berinovasi, tanpa tercerabut dari nilai.

Jika HMI berhasil melakukan lompatan ini, ia bukan hanya akan kembali relevan, tetapi juga berpotensi menjadi jembatan antara idealisme klasik dan realitas digital. Sebuah peran yang sangat dibutuhkan di tengah fragmentasi generasi.

Pada akhirnya, hilangnya pesona HMI di kampus bukanlah takdir. Ia adalah cermin dari pilihan-pilihan strategis yang bisa diubah. Masa depan HMI, dan organisasi mahasiswa lainnya, ditentukan oleh sejauh mana mereka berani bertransformasi tanpa kehilangan jiwa.

Editor: CAN

Terpopuler

Datu Kelampayan
Ketua DPRD Kalsel Hadiri Haul ke-220 Datu Kelampayan
KALIMANTAN SELATAN
Woow! Kopi Robusta Mangkara Dikembangkan di Tanah Laut
Berita
Hutan Galam Jadi Penambah Indahnya Panorama Alam Pantai JBG
Berita
Di Luar Areal Tambang, JBG Hijaukan DAS Tahura Seluas 3251 Hektar
Berita
Mehbob Menilai Kubu Muldoko Produksi Kebohongan Baru
Berita

You Might Also Like

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan WBP, Perwakilan Ombudsman Kalsel Kunjungi Lapas Tanjung

Dandim 1022/TNB Pimpin Langsung Pelantikan Kenaikan Pangkat

Bupati Sukamta Harapkan Program Kampung Bebas Narkoba Bisa Berlanjut Sampai Desa

Hitung Cepat Pilkada Kotabaru, Paslon Rusli-Syairi Muklis Unggul Sementara

Puncak Hari Jadi Ke-58 Tanah Laut, Ini Penjelasan Pj Bupati Syamsir

Letakan Batu Pertama, Kepala Kesbangpol Balangan Wakili Bupati Abdul Hadi di Pembangunan Majelis Ta’lim Lampihong

Pj Bupati Tabalong Lantik Nanang Mulkani Sebagai Pj Sekda

Divonis Satu Tahun dan Bulan Betty Nyatakan Pikir-pikir

Rampung Akhir Tahun 2023, Bupati Tabalong Resmikan Taman Giat Tanjung

Bupati Banjar Harapkan Mayarakat Tidak Terpapar Radikalisme

TAGGED:GEN ALPHAGen ZHMI
Share This Article
Facebook X Flipboard Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Previous Article [OPINI] Prabowo Subianto Berkata: Kita Sedang Dikepung Para Bajingan Koruptor – We Hope Not Only Just Talking Head
Next Article DPC HUT ke-18 Gerindra, DPC Tanah Laut Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Rakyat

Latest News

Batu Balian
Kebakaran di Batu Balian Hanguskan Rumah dan Warung Warga
Hukum & Peristiwa Maret 28, 2026
Pengabdian
Leonard S. Ampung Pamit, 35 Tahun Pengabdian Ditutup dengan Pesan Penuh Makna
KALIMANTAN TENGAH Maret 28, 2026
Diduga Akibat Rokok Elektrik, Mobil Terbakar Tak Lama Usai Tinggalkan SPBU Mantuil
Berita Maret 27, 2026
ASN Banjarbaru
177 ASN Banjarbaru Naik Pangkat
KALIMANTAN SELATAN Maret 27, 2026
lenteraKalimantan.comlenteraKalimantan.com
Follow US
© 2026 Lentera Kalimantan. All Rights Reserved. Designed by HCD
  • INFO REDAKSI
  • Contact Us
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Kode Etik
  • SOP WARTAWAN
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?