lenterakalimantan.com, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong resmi meluncurkan aplikasi SMaRTNaker yang dirangkaikan dengan penandatanganan kesepakatan bersama program pemagangan dengan dunia usaha. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Rakyat H. Suchrowardi, Senin (23/2/2026).
Aplikasi SMaRTNaker dihadirkan sebagai solusi digital terintegrasi dalam pengelolaan ketenagakerjaan. Melalui platform ini, data tenaga kerja terampil dapat ditelusuri secara detail berdasarkan jenis pelatihan, tahun pelaksanaan, sumber pendanaan, hingga status penempatan kerja.
Selain itu, SMaRTNaker juga dirancang untuk mencegah tumpang tindih program pelatihan, dengan memastikan satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) tidak terdaftar lebih dari satu kali pada pelatihan yang bersumber dari pendanaan yang sama.
Peluncuran aplikasi tersebut dipimpin langsung oleh Muhammad Noor Rifani dan didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Bupati Tabalong yang akrab disapa Haji Fani menyampaikan bahwa kehadiran SMaRTNaker merupakan wujud nyata implementasi visi Tabalong Smart dalam tata kelola pemerintahan.
“Kita ingin menghadirkan tata kelola ketenagakerjaan yang modern, transparan, dan terintegrasi. Dengan sistem digital, setiap kebijakan dan keputusan yang diambil Pemkab Tabalong akan berbasis data yang real-time dan terukur,” ujarnya.
Ia menambahkan, ke depan seluruh data dari satuan kerja perangkat daerah (SKPD), pemerintah desa, hingga penyerapan anggaran akan terintegrasi melalui Command Center. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan proses pembangunan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Tabalong, Hady Ismanto, menyebut inovasi SMaRTNaker sebagai bentuk komitmen nyata Pemkab Tabalong dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah periode 2025–2030.
“Fokus utamanya adalah mencetak 15 ribu tenaga kerja terampil, sekaligus memperkuat ekosistem Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) melalui transformasi digital,” ungkapnya.
Editor: Muhammad Tamyiz


