lenterakalimantan.com, KOTABARU – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (ITP) Tarjun memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) 2026 dengan menggelar kegiatan penyegaran kader posyandu di wilayah Kecamatan Kelumpang Hilir. Kegiatan berlangsung di Club House Tarjun, Selasa (10/2/2026), dengan mengangkat tema “Peningkatan Peran Kader Posyandu dalam Upaya Pencegahan Stunting melalui Gerakan Pembudayaan Hidup Sehat.”
Program tersebut difokuskan pada penguatan kapasitas kader posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan stunting pada balita.
Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan materi terkait pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak usia dini. Konsumsi protein hewani setiap hari menjadi salah satu poin utama yang disampaikan sebagai langkah konkret mencegah stunting.
Hadir sebagai narasumber, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru, H. Sugianor, SKM, M.Kes, serta Pelaksana Tugas Kepala UPTD Puskesmas Serongga, Ike Milatun Asfa, SKM. Keduanya menekankan pentingnya kegiatan penyegaran sebagai sarana memperbarui pengetahuan kader, baik teknis maupun nonteknis, sekaligus memperkuat pemahaman terhadap fungsi dan peran posyandu di tengah masyarakat.
Perwakilan manajemen perusahaan, Eva Ariani, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Kader posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pemantauan kesehatan balita, bayi, ibu hamil, hingga lansia. Melalui kegiatan ini, kami berharap semangat kebersamaan dan kolaborasi antar kader semakin kuat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan penyegaran tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas, tetapi juga mempererat hubungan dan membangun semangat berbagi antar kader posyandu di Kelumpang Hilir.
Melalui peringatan HGN 2026 ini, diharapkan sinergi antara kader posyandu, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan dunia usaha semakin solid dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta menurunkan angka stunting secara berkelanjutan.
Editor : Ikhsan Makkawali


