lenterakalimantan.com, BANJARBARU – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus mengakselerasi pembangunan Jalan Lintas Pulau Laut sebagai bagian dari penguatan konektivitas wilayah pesisir dan kepulauan.
Proyek strategis tersebut menjadi prioritas untuk mendukung kelancaran arus logistik, mendorong investasi, serta mempercepat pengembangan kawasan industri dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kalsel.
Kepala Dinas PUPR Kalsel, M Yasin Toyib, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Robby Cahyadi, mengatakan pembangunan Jalan Lintas Pulau Laut dilaksanakan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
“Untuk Jalan Lintas Pulau Laut, paket pekerjaan kami dibantu melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) dari Balai Jalan Nasional dengan anggaran APBN. Jadi kami bersinergi dengan rekan-rekan di sana dan melaksanakan paket ini bersama-sama,” ujar Robby baru-baru ini.
Fokus Pembentukan Badan Jalan
Pada 2026, pekerjaan difokuskan pada pembentukan badan jalan atau cut and fill sebagai tahap awal konstruksi. Tahapan tersebut menjadi fondasi sebelum masuk ke perkerasan dan pengaspalan.
“Tahun ini pekerjaannya pembentukan badan jalan, cut and fill. Harapannya bisa sampai tahap finishing di CTB dan pengaspalan lapis atas,” jelasnya.
Salah satu paket pekerjaan yang telah berkontrak berada di kawasan Semisir dengan panjang sekitar 2 kilometer dan lebar jalan 14 meter. Ruas tersebut diharapkan menjadi akses pendukung menuju Jembatan Pulau Laut sekaligus memperlancar distribusi logistik dalam mendukung Gerbang Logistik Ibu Kota Nusantara (IKN).
Ditargetkan Terhubung Sepanjang 42 Kilometer
Secara keseluruhan, panjang Jalan Lintas Pulau Laut direncanakan mencapai sekitar 42 kilometer. Dari total tersebut, sekitar 6,4 kilometer telah dikerjakan melalui pendanaan APBN. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalsel pada tahun ini hampir menyelesaikan tambahan sekitar 6 kilometer.
“Target kami bisa selesai sesuai rencana, sehingga progresnya terus bertahap hingga seluruh koridor dapat terhubung,” tambah Robby.
Jalan Lintas Pulau Laut nantinya akan menghubungkan rencana Pelabuhan Mekar Putih hingga pusat Kota Kotabaru. Akses tersebut juga akan terintegrasi dengan Jembatan Pulau Laut, sehingga membuka konektivitas baru antara Pulau Laut dan Kabupaten Tanah Bumbu.
Dengan percepatan pembangunan ini, Pemprov Kalsel optimistis konektivitas antarwilayah semakin kuat, mobilitas masyarakat lebih lancar, serta pertumbuhan ekonomi di kawasan pesisir dan kepulauan dapat meningkat secara berkelanjutan.
Editor : Tim Redaksi


