lenterakalimantan.com, BANJARMASIN – Di tengah dinamika kehidupan perkuliahan, mahasiswa tidak hanya dihadapkan pada tuntutan akademik, tetapi juga berbagai risiko kesehatan dan keselamatan. Menyadari hal tersebut, Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menghadirkan pendidikan berkualitas, tetapi juga memastikan kesejahteraan mahasiswanya.
Komitmen itu diwujudkan melalui kerja sama dengan Asuransi IFG Life Cabang Banjarmasin, yang menghadirkan program perlindungan asuransi bagi mahasiswa. Program ini menjadi bentuk jaminan bahwa ketika musibah tak terduga terjadi, mahasiswa dan keluarga tetap mendapatkan perhatian serta dukungan nyata dari kampus.
Kesedihan mendalam menyelimuti keluarga Yulistina binti Baderiansyah, mahasiswi Semester VII Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar UNUKASE, yang wafat setelah berjuang melawan penyakit darah rendah. Kepergian almarhumah menjadi duka tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi sivitas akademika UNUKASE.
Sebagai bentuk empati dan kepedulian, UNUKASE bersama IFG Life Cabang Banjarmasin menyerahkan santunan asuransi kepada ahli waris almarhumah, Jumat (20/02/2026). Penyerahan dilakukan langsung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Humas, Murjani, di kediaman keluarga almarhumah di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Murjani menegaskan bahwa tanggung jawab perguruan tinggi tidak berhenti pada aspek akademik semata. Keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan mahasiswa juga menjadi prioritas utama.
“Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa UNUKASE tidak hanya memperoleh pendidikan terbaik, tetapi juga perlindungan dari sisi kesehatan dan kesejahteraan. Kerja sama dengan IFG Life ini merupakan bukti nyata kepedulian kampus terhadap mahasiswa, termasuk saat menghadapi situasi sulit,” ujarnya.
Melalui program asuransi mahasiswa ini, UNUKASE berupaya menghadirkan rasa aman bagi seluruh mahasiswanya, sekaligus meringankan beban keluarga ketika risiko kesehatan atau musibah terjadi.
Peristiwa yang dialami keluarga almarhumah menjadi pengingat bahwa risiko kesehatan dapat datang kapan saja. Dengan adanya program asuransi mahasiswa, UNUKASE berharap mampu memberikan ketenangan serta jaminan perlindungan bagi mahasiswa dan keluarga mereka.
Santunan yang diberikan bukan semata bantuan finansial, melainkan simbol empati dan tanggung jawab institusi pendidikan terhadap mahasiswanya. Komitmen ini diharapkan terus berlanjut demi menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga humanis dan penuh kepedulian.
Editor: Muhammad Tamyiz


