lenterakalimantan.com, MARTAPURA – Jemaah dari berbagai penjuru Kabupaten Banjar memadati kawasan Jalan Ahmad Yani Km 38, Martapura, untuk mengikuti peringatan Haul ke-45 Habib Zein bin Muhammad Al-Habsyi pada Minggu (15/2/26) malam.
Antusiasme terlihat dari padatnya kediaman keluarga almarhum hingga ke trotoar dan teras pertokoan di sekitar lokasi. Kehadiran jemaah mencerminkan besarnya kecintaan masyarakat kepada ulama sepuh yang dikenal dengan akhlak dan keteladanannya.
Turut hadir Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyi, bersama para alim ulama, tokoh agama, habaib serta unsur masyarakat lainnya. Kehadiran pimpinan daerah menunjukkan dukungan pemerintah terhadap tradisi keagamaan yang telah mengakar dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Banjar.
Rangkaian haul diawali dengan pembacaan Maulid Habsyi, disusul lantunan syair pujian khas Hadramaut yang menggema khidmat di tengah ribuan jemaah. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan keselamatan bagi Kabupaten Banjar.
Perwakilan keluarga almarhum menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan, baik melalui donasi, tenaga maupun dukungan lainnya, sehingga haul dapat berlangsung tertib dan lancar.
Dalam manakib yang dibacakan, disebutkan bahwa Habib Zein hijrah dari Hadhramaut ke Martapura pada usia 40 tahun. Sejak menetap di tanah Banjar, beliau berdakwah melalui keteladanan dan kelembutan sikap, serta menghidupkan majelis-majelis ilmu agama di Kalimantan.
Almarhum juga dikenal sebagai ulama pertama yang membawa ijazah Maulid Habsyi dari gurunya, Habib Ali Al-Habsyi, di Seiwun, Hadhramaut, ke Martapura. Ijazah tersebut kemudian diserahkan kepada Muhammad Zaini bin Abdul Ghani, yang selanjutnya menyebarluaskan amalan Maulid Habsyi ke berbagai wilayah di Kalimantan.
Hubungan keduanya terjalin erat, tidak hanya sebagai guru dan murid, tetapi juga layaknya ayah dan anak. Keduanya kerap berdiskusi mengenai persoalan umat serta pengembangan dakwah Islam di daerah.
Habib Zein wafat pada 19 Juni 1982 M atau 27 Sya’ban 1402 H dalam usia lebih dari 100 tahun dan dimakamkan di belakang kediamannya di Jalan Ahmad Yani Km 38, Kelurahan Kampung Jawa, Martapura.
Peringatan haul ke-45 ini menjadi momentum untuk kembali mengenang dan meneladani warisan ilmu, adab serta keteladanan almarhum yang terus hidup di tengah masyarakat Banjar.
Editor: Rizki


