lenterakalimantan.com, TANJUNG -Melestarikan tradisi bagarakan sahur, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong menggelar Lomba pawai Talintingan pada Kamis (5/3/2026) malam.
Acara tradisi talintingan dilepas oleh Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, didampingi Wabup, Habib Muhammad Taufani Alkaf, beserta unsur Forkopimda.
Diketahui, talintingan (bagarakan sahur) merupakan tradisi turun-temurun untuk mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antar warga.
Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tabalong ini diikuti oleh sanggar seni, remaja masjid, sekolah, hingga organisasi.
Sementara, untuk total grup ada sebanyak 41 grup, dengan rincian kategori umum (Sebanua Anam) ada 6 grup, dan kategori khusus untuk Tabalong 35 grup. Total hadiah yang diperebutkan puluhan juta.
Pada kesempatan itu Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani mengharapkan para peserta para peserta, khususnya anak-anak dan generasi muda, untuk terus mencintai dan melestarikan budaya daerahnya.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap tradisi lokal, sekaligus memperkuat karakter religius masyarakat Tabalong,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini juga sejalan dengan semangat Tabalong Smart (Sejahtera, Maju, Religius, dan Terdepan).
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menjaga budaya lokal sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga,” ucapnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Disdikbud Tabalong, Nanang Mulkani melaporkan, tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut untuk melestarikan tradisi talintingan (bagarakan sahur) sebagai budaya lokal Kabupaten Tabalong.
Selain itu, untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat, menanamkan nilai-nilai religius kepada generasi muda, dan menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 H.
Editor: Rizki


