lenterakalimantan.com, JAKARTA – Kementerian ATR/BPN menargetkan percepatan penyelesaian berkas layanan pertanahan menjelang akhir Maret 2026.
Wakil Menteri ATR/Waka BPN, Ossy Dermawan, meminta seluruh kantor wilayah dan kantor pertanahan untuk fokus menurunkan backlog yang masih tersisa.
Menurutnya, sekitar 70 persen layanan pertanahan nasional terkonsentrasi pada beberapa layanan utama, seperti pengukuran dan pemetaan kadastral, pemecahan bidang tanah, serta pendaftaran tanah pertama kali.
Dengan memprioritaskan layanan tersebut, diharapkan penumpukan berkas dapat ditekan secara signifikan.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, mengingatkan pentingnya sinkronisasi antara data digital dan kondisi fisik di lapangan.
“Kalau di sistem sudah selesai tapi fisiknya belum diserahkan, berarti layanan belum benar-benar tuntas,” ujarnya.
Sumber: Siaran Pers Kementerian ATR/BPN
Editor: Rizki


