lenterakalimantan.com, PELAIHARI – Bupati Tanah Laut, Rahmat Trianto, resmi melepas peserta program Mudik Gratis, di halaman Pertasi Kencana, Senin ( 16/3/2026).
Program tersebut diberikan bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman jelang Idulfitri 1447 Hijriah. Sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan selama arus mudik Lebaran.
Sejak pagi, calon penumpang sudah datang ke lokasi keberangkatan dengan membawa barang bawaan tas dan perlengkapan lainnya.
Tahun ini, selain melayani rute dari Pelaihari menuju titik-titik di Banua Anam/Hulu Sungai, meliputi Binuang, Rantau, Kandangan, Barabai dan Tabalong, layanan Mudik Gratis Pemkab Tanah Laut juga menambah rute baru menuju Batulicin dan Kotabaru.
Dengan adanya penambahan rute menuju Batulicin dan Kotabaru, masyarakat di wilayah pesisir dan kepulauan kini memiliki akses mudik yang lebih mudah dan nyaman.
Para peserta mudik diberangkatkan menggunakan armada bus dan minibus yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah.
Sebelum diberangkatkan, seluruh peserta juga mendapatkan pengecekan kesehatan guna menjaga keselamatan selama perjalanan.
Dalam kesempatan tersebut, Rahmat menyampaikan bahwa program Mudik Gratis merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk membantu masyarakat agar dapat merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman dengan aman dan nyaman.
“Program mudik gratis ini kami laksanakan menambah rute ke Kotabaru dan pemudik semakin bertambah dari tahun-tahun sebelumnya,”katanya.
Total ada 123 pemudik yang diberangkatkan dari 150 orang yang mendaftar.
Program ini juga mendapat dukungan dari BAZNAS dan Bank Kalsel, dibantu dari pihak keamanan untuk kelancaran layanan.
Para peserta mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas yang diberikan oleh pemerintah daerah tersebut. Salah seorang warga, Ali Masduki, yang mengantarkan istrinya pulang kampung, mengatakan tiap tahun ikut program Mudik Gratis.
“Saya merasa senang membantu meringankan pulang mudik dan diperajalan lebih aman ketimbang menggunakan kendaraan sendiri,” pungkasnya.
Editor: Rizki


