lenterakalimantan.com, BANJARBARU – Pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru disambut antusias para penerima, khususnya dari kalangan PPPK paruh waktu dan Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLOP). Bantuan tersebut dinilai sangat membantu memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Stephana dan Aldieno Saputra, pegawai PPPK paruh waktu yang bertugas di bagian staf lobi Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru, mengaku bersyukur karena THR telah diterima dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan Lebaran.
“Alhamdulillah THR kami sudah cair. Ini sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran,” ujar keduanya.
Mereka juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Banjarbaru serta Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby atas perhatian yang diberikan kepada pegawai PPPK paruh waktu.
Menurut mereka, kebijakan tersebut menjadi pengalaman pertama menerima THR sejak bekerja sebagai pegawai paruh waktu. Karena itu, mereka berharap program serupa dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kota Banjarbaru dan Ibu Wali Kota atas perhatian kepada kami. Semoga ke depan kebijakan ini tetap berlanjut,” tambah mereka.
Harapan serupa disampaikan Noor Nazwa, PJLOP dari Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru. Ia mengaku bersyukur karena untuk pertama kalinya menerima THR setelah dua tahun bekerja.
“Alhamdulillah THR sudah saya terima. Ini tahun pertama saya mendapatkannya dan rencananya akan saya tabung,” ujarnya.
Nazwa juga mengapresiasi kebijakan Pemkot Banjarbaru yang dinilai memberikan perhatian kepada para pegawai non-ASN.
Ia berharap ke depan program pemberian THR dapat terus dipertahankan, bahkan jika memungkinkan nilainya dapat ditingkatkan agar manfaatnya semakin dirasakan para pegawai.
Pencairan THR ini diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan ekonomi para penerima, tetapi juga menambah kebahagiaan dalam menyambut Hari Raya Idulfitri bersama keluarga.
Sumber: AA
Editor: Tim Redaksi


